Rabu, 24 Juni 2026 WIB

Semua Yahudi Daerah Militer di Usir Jendral

Admin - Sabtu, 17 Desember 2016 10:34 WIB
Semua Yahudi Daerah Militer di Usir Jendral
google
Matatelinga.com - Grant memerintahkan mengusir semua etnis Yahudi dari distrik militer yang dikuasainya. Akibat perintah ini, 30 keluarga Yahudi didepak dari Paducah, Kentucky, sebelum perintah itu ditarik lagi. Marahnya beliau, karena dengan spekulator kapas Yahudi yang mengambil keuntungan dari perang saudara Amerika, pada 17 Desember 1862 Jenderal pasukan Union, Ulysses S.

Alasan kemarahan Grant ini didasari keyakinannya bahwa para spekulator Yahudi tersebut adalah pihak yang bertanggung jawab atas munculnya pasar gelap produk kapas. Pada masa itu, Perang Sipil Amerika tengah berlangsung dan pasukan Grant telah menguasai sebagian besar wilayah di barat Tennessee, utara Mississippi, dan sebagian wilayah Kentucky dan Arkansas. Dia sedang berusaha merebut benteng pertahanan terakhir pihak Konfederasi di Sungai Mississippi di Vicksburg.



Sepanjang peperangan, Grant harus berurusan dengan sejumlah spekulator yang mengikuti tentaranya untuk mencari kapas. Suplai kapas yang langka di Utara dimanfaatkan para spekulator dengan membeli dalam jumlah banyak dari wilayah-wilayah yang baru direbut dan menjualnya kembali untuk mendapatkan keuntungan.

Pada Desember 1862, ayah Grant datang mengunjungi putranya bersama beberapa teman dari Ohio. Namun, Grant segera menyadari bahwa teman-teman ayahnya yang beberapa di antaranya etnis Yahudi, adalah spekulator yang berharap mendapatkan keuntungan dari kapas wilayah yang direbut. Marah dengan situasi ini, Grant segera mengeluarkan Perintah No. 11 yang kontroversial.

"Yahudi, sebagai kelas yang melanggar setiap aturan perdagangan yang dibuat Departemen Keuangan juga perintah dari departemen ini, dengan ini diusir dari departemen dalam 24 jam sejak penerimaan perintah ini," demikian isi Perintah No. 11 tersebut sebagaimana dikutip dari History, Sabtu (17/12/2016).



Dalam waktu singkat, perintah Grant segera dilaksanakan dengan pengusiran 30 keluarga Yahudi dari Paducah, Kentucky. Namun, dalam perintah itu juga mendapat kritik keras dalam waktu yang sama cepatnya.

Kelompok pedagang Yahudi di Paducah yang dipimpin Cesar Kaskel mengumpulkan dukungan dari Kongres untuk memprotes perintah tersebut. Dia juga mengirimkan telegram kepada Presiden Abraham Lincoln yang kemudian mememerintahkan Grant menarik kembali Perintah No. 11.

Belakangan, Grant mengatakan kepada istrinya bahwa dia pantas mendapat semua kritik dan kecaman yang datang kepadanya karena terlalu terburu-buru mengambil tindakan. Julia Grant mengatakan, sang jenderal "tidak memiliki hak mengeluarkan perintah terhadap sekte apa pun".


(Mtc/Dtc)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru