Senin, 27 April 2026 WIB

Kenapa Negara Rusia Mengklaim Aset senilai $28,7 Miliar

Redaksi - Kamis, 20 Maret 2025 05:47 WIB
Kenapa Negara Rusia Mengklaim Aset senilai $28,7 Miliar
Pixabay
Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan pidato selama pertemuan lanjutan dewan Kejaksaan Agung di Moskow, Rusia. Jaksa Agung Igor Krasnov, berada di sebelah kanan.
MATATELINGA, Moskow: Rusia kini telah mentransfer aset senilai 2,4 triliun rubel ($28,7 miliar) kepada negara, kata Jaksa Agung Igor Krasnov pada hari Rabu.

Krasnov tidak menyebutkan jangka waktunya, tetapi Moskow mulai menyita aset segera setelah dimulainya konflik di Ukraina.


Melalui tuntutan hukum, Rusia telah mempercepat laju penyitaan aset domestik tahun ini, dengan pengadilan telah memutuskan bahwa pedagang biji-bijian terkemuka, bandara Domodedovo yang luas di Moskow, aset gudang strategis, dan produsen seng dan timah harus diserahkan kepada negara.


Krasnov, dalam sebuah pertemuan dengan Presiden Vladimir Putin, mengatakan lima perusahaan strategis, empat di antaranya "di bawah kendali asing", telah dibawa ke bawah kepemilikan negara.

"Secara total, melalui pengadilan, kami telah memulihkan aset senilai lebih dari 2,4 triliun rubel untuk negara," kata Krasnov.


Krasnov mengatakan pemilik perusahaan telah menarik laba dari Rusia, gagal berinvestasi dalam infrastruktur, dan tidak membayar pajak secara penuh, tanpa menyebutkan nama perusahaan tertentu.

Perusahaan asing telah bergulat dengan risiko penyitaan negara sejak Rusia mengirim pasukan ke Ukraina pada Februari 2022, tetapi Moskow, di bawah naungan stabilitas strategis dan keamanan dalam negeri, semakin membawa aset domestik ke dalam bidikan.

($1 = 83,5705 rubel)
Editor
:
Sumber
: Reuters
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru