Internasional

Israel Minta Cek Kemampuannya Dulu Sebelum Ancaman Menyerang Situs Nuklir Teheran

rizky
Hand over
Kepala Organisasi Energi Nuklir Iran, Mohammad Eslami
MATATELINGA. Teheran - Mohammad Eslami selaku Kepala Organisasi Energi Nuklir Iran, mendesak Israel untuk mengecek kemampuannya terlebih dahulu sebelum mengancam akan menyerang Teheran.



Peringatan itu muncul setelah laporan media Israel bahwa pihak berwenang negara itu telah menyetujui USD1,5 miliar dalam pendanaan untuk persiapan menyerang fasilitas nuklir Iran.


Dana itu akan digunakan untuk operasional pesawat dan drone pengumpul intelijen serta persenjataan yang disesuaikan untuk serangan di fasilitas bawah tanah Iran yang dijaga ketat.


Baca Juga:Cegah Omicron Masuk Indonesia, Berikut Aturan Baru Protokol Perjalanan Internasional

Pernyataan Eslami dibuat ketika Perdana Menteri Israel Naftali Naftali Bennett mengatakan negara Yahudi sangat khawatir tentang kekuatan dunia yang mungkin menghapus sanksi anti-Iran dengan imbalan pembatasan "tidak cukup" oleh Teheran pada program nuklirnya.


"Ini adalah pesan yang kami sampaikan dalam segala hal, baik kepada Amerika atau ke negara-negara lain yang sedang berunding dengan Iran," kata Bennett dalam rapat kabinet pada hari Sabtu.



Pernyataan itu menyusul sebuah laporan oleh The Wall Street Journal bahwa AS mungkin membuat apa yang disebut kesepakatan nuklir "less-for-less" dengan Iran yang akan menawarkan bantuan pencabutan sebagian sanksi kepada Teheran dengan imbalan pembatalan atau pembekuan program nuklirnya.


Dia memperingatkan rezim Zionis untuk tidak sembrono mengumbar ancaman akan menyerang situs nuklir Republik Islam Iran.


Penulis
: Mtc
Editor
: Rizky
Tag:Israel Minta Cek Kemampuannya Dulu Sebelum Ancaman Menyerang Situs Nuklir TeheranMatatelingaTeheranTerkini

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.