Minggu, 23 Agustus 2026 WIB

Iran Berikan Lampu Hijau Kapal RI Lintasi Selat Hormuz, Kemlu Jaga Koordinasi

James Pardede - Sabtu, 28 Maret 2026 20:00 WIB
Iran Berikan Lampu Hijau Kapal RI Lintasi Selat Hormuz, Kemlu Jaga Koordinasi
Matatelinga/Istimewa
Sebagai informasi, Iran dikabarkan mengizinkan sejumlah kapal tanker, termasuk milik Indonesia, melintasi Selat Hormuz di tengah ketegangan kawasan.

MATATELINGA - Jakarta : Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang menyebutkan, Iran memberikan respons positif terkait keamanan pelintasan dua kapal tanker milik Pertamina Group di Selat Hormuz. Adapun dua kapal tangker Pertamina sempat tertahan melintas selat Hormuz imbas perang di Timur Tengah (Timteng).

"Dapat kami sampaikan berdasarkan koordinasi Kemlu dan KBRI Tehran dengan pihak Pertamina, Kedubes Iran di Jakarta dan pihak-pihak Iran terkait di Tehran, Kedubes Iran telah sampaikan pertimbangan positif Pemerintah Iran atas keamanan perlintasan kapal milik Pertamina Group di Selat Hormuz," kata Yvonne saat dikonfirmasi, Sabtu (28/3/2026).

Setelah adanya respons positif atau lampu hijau dari Iran, Kemlu RI menyebut Pertamina perlu menyiapkan beberapa hal teknis demi keselamatan para kru kapal. Hal ini agar ketika Iran memberikan izin melintas, semua bisa berjalan dengan aman.

Baca Juga:
"Diperlukan kesiapan teknis oleh pihak Pertamina, termasuk perlindungan asuransi dan kesiapan kru kapal, sebelum ditindaklanjutinya tanggapan positif dari pemerintah Iran tersebut," ucapnya.

Di samping itu, pihaknya akan intens berkoordinasi demi memastikan perjalanan kapal saat melintas tidak dalam bahaya.

"Kemlu dan KBRI Tehran akan terus koordinasi dengan semua pihak terkait dalam upaya memastikan pelintasan secara aman kapal milik Pertamina di Selat Hormuz," ucapnya.

Posisi 2 Kapal Tanker RI

Baca Juga:
Pertamina International Shipping (PIS) merespons kabar pemberian izin melintas bagi dua kapal tankernya di Selat Hormuz oleh pemerintah Iran. Koordinasi lanjutan terus dilakukan, terutama terkait upaya mengeluarkan kapal yang saat ini masih berada di Teluk Arab atau Teluk Persia.

"PIS bersama Kemlu tengah membahas aspek teknis agar kedua kapal, yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro, dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman. Saat ini kedua kapal tersebut masih berada di Teluk Arab," ujar Pjs Corporate Secretary Pertamina International Shipping Vega Pita, Sabtu (28/3/2026).

PIS pun mengapresiasi serta berterima kasih kepada Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia atas dukungan penuh dalam menangani situasi ini. Sejak isu ini muncul, PIS terus melakukan koordinasi intensif dengan Kemlu, yang secara aktif menjalin komunikasi diplomatik dengan otoritas terkait.

Prioritas tetap pada keselamatan seluruh awak kapal, serta keamanan kapal dan muatannya. Oleh karena itu, hingga saat ini, upaya diplomasi terus berjalan.

Baca Juga:
"Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia agar proses ini dapat terselesaikan dengan baik," ujarnya.

Sebagai informasi, Iran dikabarkan mengizinkan sejumlah kapal tanker, termasuk milik Indonesia, melintasi Selat Hormuz di tengah ketegangan kawasan.

Editor
: Admin
Sumber
: <a href="Okz" target="_blank"></a>
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Dampak Perang Iran, Pasokan Energi di Filipina Terhambat, Ribuan Orang Jalan Kaki
Lin Jian: Penyebaran Paham Politik Sayap Kanan dan Neo-militerisme di Jepang
Tantang Invasi Darat Pasukan AS, Pimpinan Militer Iran: Kami Telah Lama Menunggu
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu dan 20 Ribu Butir Ekstasi di Perairan Asahan
Ketua parlemen Iran: "Tidak ada negosiasi yang berjalan dengan Amerika Serikat"
Turki Tengah Membangun Kelompok Perundingan dengan Mitra Mitra di Eropa, Timur Tengah
 
Komentar
 
Berita Terbaru