Minggu, 13 September 2026 WIB

Pembangunan Pemukiman Mevaseret Adumim Disetujui, Tepi Barat Terbelah Dua

Redaksi - Sabtu, 13 September 2025 07:00 WIB
Pembangunan Pemukiman Mevaseret Adumim Disetujui, Tepi Barat Terbelah Dua

MATATELINGA, Tepi Barat terancam terbelah dua setelah pemimpin otoritas Israel Benjamin Netanyahu menyetujui pembangunan ribuan unit hunian di kawasan Mevaseret Adumim (E1) yang akan menghubungkan permukiman ilegal Maale Adumim dengan Yerusalem Timur.

Padahal, Dewan Keamanan PBB melalui Resolusi 2334 pada Desember 2016 telah menuntut Israel menghentikan aktivitas permukiman ilegal di wilayah pendudukan tersebut. Namun, Israel menolak mematuhi ketentuan itu.

"Hari ini adalah hari yang sangat penting. Kota Maale Adumim akan berlipat ganda, dalam lima tahun, 70 ribu orang akan tinggal di sini. Ini adalah perubahan besar," kata Netanyahu.

Baca Juga:

"Ada janji lain yang akan kami tepati. Kami katakan: tidak akan ada negara Palestina — dan memang tidak akan ada! Tempat ini milik kami. Kami akan menjaga warisan, tanah, dan keamanan kami," kata Netanyahu dalam acara penandatanganan perjanjian pembangunan di Maale Adumim, Kamis (11/9).

Pada 8 Agustus lalu, kepala otoritas keuangan Israel Bezalel Smotrich, yang juga pemimpin partai ultra-kanan Religious Zionism, mengatakan otoritas Israel tengah berupaya "menghapus negara Palestina."

Enam hari kemudian, pada 14 Agustus, Smotrich menyetujui pembangunan permukiman Yahudi di kawasan E1 dekat Yerusalem Timur dalam upaya memisahkan kota tersebut dari Tepi Barat.

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Wakil Ketua DPRD Sumut Dr. Sutarto M.Si Desak Percepatan Pembangunan TPST Regional Mebidang
Penguatan Infrastruktur Air Bersih melalui Pembangunan Sumur Bor di Mindiptana
Kasum TNI Hadiri Rapat Koordinasi Pengawasan Tambang di Kawasan Hutan
Rico Waas Terima Audiensi PTPN IV, Bahas Program CSR untuk Pembangunan Medan
Rico Waas: Peringatan Maulid Jadi Semangat Bangun Medan dengan Kedamaian
Bangun Ekosistem Ekonomi, Kanwil Ditjenim dan Pemkot Tanjungbalai Tanam Kelapa
 
Komentar
 
Berita Terbaru