Kamis, 06 Agustus 2026 WIB

Beratnya Membawa Kokoin, Pesawat Jatuh

Redaksi - Senin, 03 Agustus 2020 06:00 WIB
Beratnya Membawa Kokoin, Pesawat Jatuh
Hand Over
pesawat pembabwa Kokoin jatuh
MATATELINGA, Australia:  Setelah pesawat yang membawa didduga barang telarang, hingga jatuh di Papua Nugini. Polisi menyita Paket kokain senilai hingga US$80 juta (sekitar Rp 1 triliun).

Pesawat ringan model Cessna ini, terbang dari Bandara Mareeba di Queensland, Australia, dengan tujuan negara tetangga Indonesia itu pada 26 Juli lalu, seperti dikutip dari laman Sky News, Minggu (2/8/2020).


Beberapa jam kemudian, antara pukul 13.00 dan 14.30 waktu setempat, pesawat tersebut mencoba lepas landas dari landasan pacu terpencil di Papa Lea Lea. Namun, pesawat itu kemudian jatuh beberapa saat kemudian dalam insiden di utara ibu kota Papua Nugini, Port Moresby 

Dalam pernyataan polisi, mereka menduga bahwa pesawat Cessna itu jatuh karena beratnya kokain yang mencapai 500kg. Adapun saat ditemukan, tak ada orang di sana.

“Sindikat yang begitu serakah berperan besar dalam jatuhnya pesawat,” jelas Kepolisian Federal Australia (AFP) dalam rilis mereka. Petugas bergerak cepat dengan menangkap lima orang yang diduga mempunyai koneksi dengan sindikat kejahatan di Melbourne.


Mereka semua mendapat berbagai dakwaan, termasuk ada kaitannya dengan narkoba setelah penyitaan kokain senilai Rp 1 triliun tersebut. AFP menerangkan, pesawat itu terbang dari Mareeba ke Papua Nugini dengan ketinggian hanya 3.000 kaki untuk menghindari deteksi.

“Penerbangan ini berbahaya bagi pesawat maupun mereka yang menaikinya. Apalagi dilakukan secara ilegal dan tanpa izin,” jelas polisi. Adapun si pilot, yang dilaporkan berkewarganegaraan Australia, menyerahkan dirinya pada 28 Juli.
Editor
:
Sumber
: wsp.id
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru