Kamis, 28 Mei 2026 WIB

Perbankan Diharap Lebih ‘Sigap’ Kucurkan KUR di Kawasan Danau Toba

- Jumat, 14 September 2018 07:03 WIB
Perbankan Diharap Lebih ‘Sigap’ Kucurkan KUR di Kawasan Danau Toba
Matatelinga
MATATELINGA, Medan: Perbankan diharapkan bergerak lebih 'sigap' dalam pengembangan pariwisata Danau Toba. Bank Indonesia lewat kerjasama dengan perbankan lainnya diharapkan mempermudah kucuran pembiayaan bagi pelaku ekonomi di kawasan Danau Toba, seperti kredit usaha rakyat (KUR) dengan bunga yang terjangkau, pembayaran digital di kawasan Danau Toba, sertifikasi lahan.


Harapan ini diungkapkan Sekda Pemprovsu Dr Ir Sabrina MSi pada Diseminasi Kebijakan Penguatan Keseimbangan Eksternal Perekonomian dan Strategi Pengembangan Pariwisata, yang digelar di Kantor Bank Indonesia Perwakilan Sumut, Kamis (13/9/2018).

Dihadapan para stakeholder dan media, Sabrina mengatakan, lewat diseminasi ini diharapkan muncul berbagai solusi mengatasi kendala yang ada selama ini, yaitu solusi sinergitas. Kata dia, tahun 2019 secara nasional ditargetkan 20 kunjungan wisman ke Indonesia, diantaranya 1 juta ke Danau Toba. Peningkatan daya saing pariwisata akan meningkatkan devisa yang secara nasional ditargetkan USD 20 miliar. Peningkatan perolehan devisa ini akan membantu menurunkan defisit neraca berjalan.


"Strategi pengembangan pariwisata Danau Toba sudah disusun, sebagian sudah diimplementasikan dan akan terus dilanjutkan, seperti pembangunan jalan lingkar Samosir, perluasan jalan Tele, Bakara, Aek natolu parapat, akses ke sejumlah dermaga, pembangunan dermaga, pembangunan jalan Tanjung Morawa-Saribudolog-Tongging, tol Tebing-Parapat dan lainnya," terang dia.

Kepala Departemen Bank Indonesia Regional Sumatera, Suheiri, mengatakan pertumbuhan ekonomi Sumut TW I/2018 mencapai 4,3% dan meningkat pada TW II/2018 menjadi 4,6%. Ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Sumut meningkat, inflasi pun tetap pada level yang rendah dan stabil didukung koreksi harga pasca lebaran. Bahkan, inflasi TW I/2018 mencapai 3,7%, inflasi TW II/2018 turun menjadi 3,07%".

Agar pertumbuhan ekonomi semakin baik , ketergantungan pada sumber daya alam harus dikurangi, sehingga ketika harga komoditas turun tidak membuat ekonomi menurun. Salah satunya adalah mengembangkan pariwisata di Sumut, khususnya Danau Toba sebagai Bali Baru. "Oleh sebab itu Bank Indonesia siap bersinergi dengan semua pihak yang peduli mengembangkan pariwisata Danau Toba",tandasnya.

(Mtc/amel)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru