Senin, 14 September 2026 WIB

2016, Produksi Padi Sumut Meningkat 565.268 Ton

- Senin, 17 Juli 2017 18:35 WIB
2016, Produksi Padi Sumut Meningkat 565.268 Ton
Mtc/ist
MATATELINGA, Medan: Kunjungan kerja Gubernur Sumut H T Erry Nuradi ke Padang Lawas dimanfaatkannya untuk mendorong keberhasilan program swasembada pangan berkelanjutan khususnya tanaman pangan, peternakan dan perkebunan di kabupaten yang genap berusia 10 tahun tersebut.



Kehadiran Gubsu dan sejumlah pimpinan SKPD khususnya Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Dinas Ketahanan Pangan dan Perternakan dalam rangka memberikan bantuan berupa benih jagung, kedelai, dan bibit hortikuktura serta Alat Mesin Pertanian (Alsintan). Kegiatan yang dirangkai dengan Peringatan Hari Jadi ke-10  Kabupaten Padang Lawas pada tahun 2017 mendapat sambutan hangat dari ribuan masyarakat yang hadir di Lapangan Merdeka Barumun Padang Lawas, Senin (17/7/2017).

"Saya memandang kegiatan ini sangat penting dan strategis. Untuk itu saya selalu menyediakan waktu hadir bersama para petani atau kelompok tani penyuluh dan Babinsa untuk memberikan spirit dan motivasi agar kita semua dapat bekerja keras dan tuntas dalam memberhasilkan program pembangunan pertanian secara terpadu," ujar Gubsu Erry.

Dikatakan Erry Sumatera Utara memiliki potensi yang besar dalam pembangunan pertanian. Berdasarkan angka sementara (Asem) Tahun 2016 produksi padi Provsu sebesar 4.610.097 ton atau meningkat sebesar 565.268 ton dibandingkan dengan produksi pada sebelumnya. Dengan produksi tersebut Provinsi Sumut mengalami Surplus Beras sebesar Rp1.171.355 ton atau cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sumat selama tujuh bulan kedepan.

"Pada Tanggal 7 Juni 2017 di Solo bahwa Sumatera Utara menempati posisi teratas dalam hal peningkatan produksi padi dengan penambahan 434.894 ton pada tahun 2017. Ini berkat kerja keras petani dan penyuluh dengan berbagai bantuan yang diberikan baik benih, bibit maupun Alsintan. Saya mengharapkan komitmen kita semua untuk mau dan mampu meningkatan produksi yang sudah kita capai," ujarnya.



"Adapun untuk mewujudkan hal tersebut, pada tahun 2017 Pemprovsu melalui APBD mengalokasikan anggaran sebesar 169 miliar rupiah untuk Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura. Dan Kabupaten Padang Lawas dialokasikan anggaran sebesar Rp6,164 miliar," jelasnya. Khusus untuk Kabupaten Padang Lawas dilaporkan pencapaian realisasi tanam sampai dengan Maret 2017 telah mencapai 121 persen dari target tanam yang ditetapkan.

(Mtc/amr/rel) 
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru