IHSG Melorot 0,71% ke Level 5.780,38
Awal perdagangan Jumat (4/12/2020) pagi ini, tren kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tiga hari beruntun bisa jadi terhenti.
Awal perdagangan Jumat (4/12/2020) pagi ini, tren kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tiga hari beruntun bisa jadi terhenti.
Pagi ini di perdagangan pada Jumat (4/12) harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik.
Ini merupakan kesempatan pertama bagi para pendukung diizinkan kembali ke stadion sejak sepakbola dihentikan pada Maret 2020 akibat pandemi Covid19. Di bawah peraturan pemerintah Inggris, Arsenal dapat menyambut 2.000 pendukung ke stadion berkapasitas 60.
Di saat yang sama, vaksin Pfizer sudah mendapat restu edar dari lembaga kesehatan juga harusnya menyokong penguatan rupiah. Namun, penguatan rupiah masih tertahan karena pelaku pasar khawatir jumlah pasien Covid19 yang terus naik di Indonesia.
Anggota parlemen AS tidak dapat menyetujui paket bantuan baru, tetapi ada tandatanda proposal bipartisan senilai US 908 miliar mendapatkan dukungan sebagai alat negosiasi.
Pada perdagangan Kamis (3/12) harga emas naik 0,2 menjadi US 1.835,37 per ons troi di pasar spot. Setali tiga uang, harga emas berjangka kontrak pengiriman
Sesi pertama, Kamis (3/12/2020) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah di menitmenit akhir perdagangan. Melansir RTI, indeks parkir di level 5.813,774 atau terkoreksi tipis 0,213 poin.
Pada perdagangan Kamis (3/12/2020) Nilai tukar rupiah di pasar spot kurang bergairah di tengah hari ini, rupiah spot berada di level Rp 14.134 per dolar Amerika Serikat (AS).
Pada Perdagangan Kamis (3/12) Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik di pasar spot
Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Pertamina MOR I menjalin kerjasama rekonsiliasi data PBBKB dengan Pemerintah Daerah Sumatera Utara.