Iduladha 1447 H, PWI Sumut Sembelih 6 Hewan Kurban
MATATELINGA, Medan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara (Sumut) menyembelih 6 hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H/202
Lifestyle
Matatelinga.com, Lima bulan setelah China (Tiongkok) secara mengejutkan dunia dengan mendevaluasi mata uang yuan, timbul sebuah masalah yang mencekam. Kebijakan tersebut telah memicu kekhawatiran meluasnya perang mata uang di Asia. Pasalnya, para investor seakan teringat kembali dengan kasus-kasus terdahulu.
Yuan atau renminbi memang berada di level terendah dalam empat bulan ini. Sehingga, harapan bantahan depresiasi yuan lebih lanjut sepertinya mulai bangkit.
Seperti dilansir CNBC dan dikutip laman okezone.com, Jumat (11/12/2015), mata uang ini terus melemah. Pada hari Kamis 10 Desember, Bank Rakyat China (PBoC) menetapkan tingkat titik tengah di level 6,4236 per dolar, atau 0,15 persen lebih lemah.
Bank sentral China (PBoC) membiarkan kenaikan kurs spot yuan atau jatuh maksimal 2 persen terhadap dolar dan memperbaiki suku bunga.
"Setelah kejutan devaluasi 11 Agustus (devaluasi yuan), mengangkat spekulasi dari PBoC yang mengelola depresiasi yuan," kata ahli strategi FX di Mizuho Bank, Chang Wei Liang.
Menurut beberapa analis, hal ini menunjukkan pasar negara berkembang Asia dapat melemahkan mata uangnya dalam rangka mempertahankan daya saing perdagangan.
"Depresiasi renminbi melanjutkan risiko perang mata uang, baik secara langsung oleh tindakan pembuat kebijakan atau tidak langsung oleh investor, "kata Kepala Societe Generale of Strategy FX Asia, Jason Daw.
Bank-bank sentral yang baru-baru ini melakukan intervensi di pasar mata uang untuk mencegah kejatuhan mata uangnya, lanjutnya seperti Malaysia dan Indonesia, dapat menahan diri.
"Secara keseluruhan, bank sentral di Asia tidak semuanya menjatuhkan mata uang. Mereka sangat bergantung pada ekspor sehingga mata uang yang lebih rendah tidak selalu buruk," kata Kepala Strategy, Fixed Income and Currencies Macquarie, Nizam Idris.
Biasanya paling rentan terhadap pelemahan dan devaluasi yuan adalah Korea Selatan. Namun, Gubernur Bank Sentral Korea Lee Ju-yeol membantah hal tersebut.
"Saya tidak berpikir kelemahan dalam yuan untuk waktu yang lama. Pengaruh negatif dari yuan lemah tidak akan besar karena kami memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan China," kata dia.
Akan tetapi, Ekonom Asia di Standard Bank Jeremy Steven mengaku, depresiasi tambahan diperlukan untuk menyeimbangkan penyesuaian pembayaran dan mengakhiri siklus deflasi. Pasalnya, saat ini kondisi moneter China masih belum cukup stabil.
Berdasarkan data yang keluar pada hari Rabu kemarin, menunjukkan indeks harga produsen merosot 5,9 persen pada tahun ini. Sehingga, bisa saja terjadi kebijakan tidak terduga lagi oleh PBoC untuk membiarkan yuan terdepresiasi setelah masuk ke dalam mata uang cadangan Dana Moneter Internasional (IMF).
(Fit)
MATATELINGA, Medan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara (Sumut) menyembelih 6 hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H/202
Lifestyle
MATATELINGAMedan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan dukungan terhadap pembangunan Rumah Anak SIGAP di Kota Medan. Ia meng
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengajak masyarakat menjadikan hari raya kurban sebagai titik tolak meningkat
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, PT AGRO RAYA MAS menyerahkan bantuan hewan qurban kepada sejuml
Lifestyle
MATATELINGAz Belawan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 menerima penghargaan dari Ukhuwah Badan Kesejahteraan Masjid Medan Utara (
Lifestyle
MATATELINGA, Palas Harapan warga masyarakat berbungabunga usai adanya statement, Nusron Wahid, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertan
Berita Sumut
MATATELINGA,Medan Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara, Musa Rajekshah mengapresiasi semangat dan kepedulian kader Pemuda Pancasila da
Berita Sumut
MATATELINGA, JakartaKementerian Ketenagakerjaan dan Huawei Indonesia memperkuat kemitraan strategis melalui penandatanganan nota kesepahama
Nasional
MATATELINGA, Asahan Pemerintah kabupaten Asahan hingga hari H penyembelihan hewan qurban masih tetap 101 ekor hewan qurban terdiri dari 8
Berita Sumut
MATATELINGA, Belawan Salah seorang pelakubegal dikejar warga, di Jalan Marelan Raya tepatnya kawasan Platina, Tanah 600, Kecamatan Medan Ma
Berita Sumut
MATATELINGA, Belawan Seluruh Masjid dan Mushola yang di Medan Utara dan Belawan di penuhi Jemaah melaksanakan Sholat Idul Adha 1447 H Tahun
Lifestyle
MATATELINGA, Medan Satresnarkoba Polrestabes Medan, Polda Sumut hingga Rabu (27/5) pagi terus melakukan penyelidikan terkait dengan prakte
Berita Sumut