Rabu, 16 September 2026 WIB
Kebijakan Ekonomi

Paket Kebijakan Ekonomi Tahap II Dinilai Tidak Ikhlas

Admin - Minggu, 04 Oktober 2015 15:17 WIB
Paket Kebijakan Ekonomi Tahap II Dinilai Tidak Ikhlas
google
Ilustrasi
Matatelinga.com, Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier mengatakan paket kebijakan ekonomi tahap kedua dinilai tidak ikhlas dan ragu-ragu. Pasalnya, apa yang dimunculkan tidaklah berarti bagi industri.

Di mana dalam paket kebijakan ekonomi tahap II, pemerintah memfokuskan pada industri yang ditujukan untuk bertumbuh dan memiliki daya saing nantinya.

Fuad mencontohkan, hal dalam paket kebijakan ekonomi tahap II yang tidak memiliki arti ialah izin industri dari yang delapan hari menjadi tiga jam.

"Itu enggak akan ada esensi apa-apa. Di kalangan pengusaha sendiri dikasih delapan hari dan bisa lancar saja sudah diterima. Selama ini juga mereka enggak akan protes. Mereka bilang Alhamdulillah. Terus buat apa bikin yang tiga jam? Itu kan berarti memberi sesuatu yang enggak diperlukan," tutur Fuad

Dirinya pun juga mengkritik mengenai kebijakan pengurangan pajak penghasilan badan perusahaan seperti tax allowance dan tax holiday yang dari 10 tahun menjadi 20 tahun. “Ayo perhatikan, yang 10 tahun saja ketertarikannya minim, gimana yang 20 tahun coba," tuturnya.

Menurutnya, pemerintah kurang bisa bergerak cepat dalam mengelola paket kebijakan. Sehingga efeknya lamban terasa karena banyaknya ketentuan yang masih dalam proses. Seperti dilansir laman okezone.com

"Jadi paket itu sendiri memang tidak begitu menggigit dan kurang greget. Seperti paket yang enggak ikhlas dan ragu supaya menjadi bahan konsusmsi publik saja,"tuturnya.



(Fit)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru