Sabtu, 27 Juni 2026 WIB

Naik Kelas! Koperasi Pandai Besi Binaan PTPN IV Regional 2 Raih Pesanan Ribuan Alat Pertanian

Redaksi - Sabtu, 27 Juni 2026 09:30 WIB
Naik Kelas! Koperasi Pandai Besi Binaan PTPN IV Regional 2 Raih Pesanan Ribuan Alat Pertanian
Acara pelepasan 8.126 unit alat pertanian produksi Koperasi Produsen Pandai Besi Tanah Jawa Simalungun (TJS).

MATATELINGA, Simalungun :Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PTPN IV Regional 2 berhasil mengonsolidasikan 10 industri kecil menengah (IKM) pandai besi ke dalam sebuah koperasi produsen yang kini dipercaya memasok ribuan alat pertanian untuk kebutuhan operasional Perusahaan.
Kepercayaan tersebut ditandai dengan pelepasan 8.126 unit alat pertanian produksi Koperasi Produsen Pandai Besi Tanah Jawa Simalungun (TJS). Acara pelepasan berlangsung di Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Kamis (25/6/2026).

Produk yang terdiri atas egrek, dodos, kapak, gancu, dan tojok itu kini resmi dipasarkan melalui mekanisme pre-order dan akan didistribusikan ke berbagai unit operasional PTPN IV Regional 2 pada Unit Group I, II, dan III.
Menurut Region Head PTPN IV Regional 2 Budi Susanto, program tersebut menjadi salah-satu bentuk implementasi TJSL yang diarahkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional Perusahaan.
Keberhasilan koperasi memperoleh pesanan ribuan alat pertanian, kata Budi, merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara bertahap. Menurutnya, Perusahaan ingin memastikan program TJSL menghasilkan manfaat ekonomi yang berkelanjutan, bukan sekadar bantuan yang berhenti pada kegiatan seremonial. Semua ini merupakan upaya PTPN IV Regional 2 dalam mendorong industri kecil naik kelas.
"Kami ingin masyarakat memperoleh kesempatan berkembang melalui usaha yang mereka miliki. Ketika pembinaan dilakukan secara konsisten dan didukung kemauan untuk terus belajar, pelaku usaha lokal mampu menghasilkan produk yang memenuhi kebutuhan industri," ujar Budi.
Budi menjelaskan, Koperasi Produsen Pandai Besi TJS merupakan gabungan dari sepuluh unit IKM pandai besi yang berasal dari Desa Bah Jambi III dan Desa Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa. Sebelum bergabung dalam satu wadah, masing-masing pelaku usaha memproduksi alat pertanian secara mandiri dengan kapasitas dan jangkauan pemasaran yang terbatas.
Melalui program pembinaan, para pelaku usaha didorong membentuk badan hukum koperasi agar memiliki tata kelola yang lebih baik sekaligus memenuhi aspek legalitas dalam menjalankan kegiatan usaha. Langkah itu kemudian diikuti peningkatan kualitas produksi sehingga koperasi mampu memenuhi permintaan Perusahaan dalam jumlah besar.
Pendampingan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pembentukan kelembagaan, peningkatan kapasitas produksi, akses pembiayaan, hingga pembukaan pasar sehingga pelaku usaha lokal mampu memenuhi standar kebutuhan industri perkebunan.
"Tujuan akhirnya bukan sekadar memenuhi kebutuhan internal Perusahaan. Kami berharap koperasi ini tumbuh menjadi usaha yang mandiri, memperluas pasar, membuka lapangan kerja baru, dan menjadi penggerak ekonomi masyarakat di Kabupaten Simalungun," ujar Budi.
Menurut Plh. Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional 2, Hwin Dwi Putera, proses pendampingan dilakukan sejak tahap awal pembentukan kelompok usaha. Perusahaan mengawali program dengan mengenalkan standar alat panen yang digunakan di lingkungan perkebunan, kemudian mempertemukan para pelaku IKM dengan sentra pandai besi binaan PTPN IV Regional 3 di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, sebagai bahan pembelajaran.
Pendampingan selanjutnya difokuskan pada penguatan kelembagaan dan pemasaran. Bersama Pemerintah Kabupaten Simalungun, koperasi difasilitasi memperoleh badan hukum, Nomor Induk Berusaha (NIB), serta tengah menjalani proses sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Standar Nasional Indonesia (SNI) agar produk memiliki daya saing yang semakin kuat.
Selain itu, PTPN IV Regional 2 juga membantu akses permodalan melalui Koperasi Tenera PTPN IV untuk pembelian bahan baku. Bantuan peralatan produksi senilai sekitar Rp45 juta turut diberikan guna mendukung modernisasi proses produksi. Mulai dari mesin las, gerinda, regulator oksigen, hingga berbagai peralatan penunjang lainnya. Dengan begitu, kapasitas dan kualitas produksi dapat terus meningkat.
Pendampingan yang dilakukan, lanjut Hwin, mencakup seluruh rantai pengembangan usaha. Mulai dari peningkatan kompetensi, pembentukan koperasi berbadan hukum, bantuan alat produksi, akses pembiayaan, sampai membuka pasar melalui platform digital PaDi UMKM.
"Harapannya koperasi memiliki fondasi usaha yang kuat sehingga mampu berkembang secara berkelanjutan," ujar Hwin.
Hwin menambahkan, keberhasilan memperoleh pesanan 8.126 unit alat pertanian menjadi indikator bahwa pelaku usaha lokal mampu memenuhi kebutuhan industri apabila didukung pembinaan yang tepat. Ke depan, PTPN IV Regional 2 akan terus mendampingi Koperasi Produsen Pandai Besi TJS agar kualitas produk tetap terjaga, kapasitas produksi meningkat, dan pasar yang dilayani semakin luas.
Program tersebut diharapkan menjadi model pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal di sekitar wilayah operasional PTPN IV Regional 2. Melalui sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan pelaku usaha, keberadaan industri kecil diharapkan bisa menjadi penopang ekonomi desa dan juga mampu tumbuh sebagai mitra strategis yang berkontribusi dalam rantai pasok industri nasional.
"Pelepasan 8.126 unit alat pertanian hari ini menjadi bukti bahwa produk masyarakat memiliki daya saing dan layak menjadi bagian dari rantai pasok perusahaan," ujarnya mengakhiri.

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Bupati Sergai Apresiasi TJSL PTPN IV Saat Lepas Produk Dodos Koperasi Melati Jaya Steel
Wapres Gibran Buka PENAS XVII di Gorontalo, Bupati Anton; Momen Bagi Petani dan Nelayan Perluas Wawasan
Harapan yang Disemai dari Pohon Cabai: Kisah Abdul Rozzaq, Kepala Keluarga Penyintas Banjir Sumatera
Sengketa Lahan Padang Halaban dan PT SMART Berakhir
Pemkab Deli Serdang Gandeng Kementerian HAM Selesaikan Persoalan Aset di Lahan HGU
Vonis Mengejutkan! 4 Terdakwa Korupsi Aset PTPN Divonis Bebas
 
Komentar
 
Berita Terbaru