Kamis, 30 April 2026 WIB

Dipicu Pelemahan Dolar, Harga Emas Semakin Berkilau Cemerlang

Redaksi - Kamis, 10 Februari 2022 08:20 WIB
Dipicu Pelemahan Dolar, Harga Emas Semakin Berkilau Cemerlang
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA. Jakarta - Harga emas naik dibantu oleh dolar yang lebih lemah dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Harga emas berjangka naik lagi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi Wib).


Angka inflasi yang kuat diperkirakan akan meningkatkan keberanian emas sebagai lindung nilai inflasi, tetapi kenaikan suku bunga AS akan meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Pejabat bank sentral AS telah mengisyaratkan mereka akan mulai menaikkan suku bunga bulan depan untuk melawan inflasi yang tinggi.

Baca Juga:Medan Jadi Pionir Penggunaan E Katalog Infrastuktur di Sumut

Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic mengatakan pada Rabu (09/02/2022) AS mungkin mendekati penurunan inflasi, tetapi menambahkan dia masih condong ke arah laju kenaikan suku bunga yang sedikit lebih cepat tahun ini.

"Kenaikan harga mengikis nilai mata uang fiat di seluruh dunia, menjadikan emas sebagai investasi yang menarik bagi banyak orang, Fawad Razaqzada, analis ThinkMarkets, menulis dalam sebuah catatan.


"Tapi emas sekarang harus melewati kisaran resistensi kunci USD1.830-USD1.850, jika ingin membuat comeback yang lebih serius."

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, menguat USD8,70 atau 0,5% menjadi menetap di USD1.836,60 per ounce, menandai kenaikan keempat beruntun. Berdasarkan kontrak paling aktif, harga mencatat penyelesaian tertinggi sejak 25 Januari, data FactSet menunjukkan.

[br]

"Dolar turun sedikit dan tampaknya agak mendukung emas, tetapi secara keseluruhan pasar emas agak datar untuk mengantisipasi angka IHK (indeks harga konsumen) besok," kata Daniel Pavilonis, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.

Imbal hasil acuan obligasi pemerintah AS 10-tahun turun dari tertinggi November 2019, sementara dolar melemah, membuat emas yang dihargakan dengan greenback lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Seperti dikutip dari Okezone, Kamis (10/02/2022).

Semua mata tertuju pada data harga konsumen AS untuk Januari yang akan dirilis pada Kamis waktu setempat yang dapat memberikan kejelasan lebih lanjut tentang lintasan kenaikan suku bunga Federal Reserve.
Editor
: Rizky
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru