Kamis, 30 April 2026 WIB

Seluruh Giant Tutup Permanen, Ini Penyebabnya

- Minggu, 01 Agustus 2021 23:59 WIB
Seluruh Giant Tutup Permanen, Ini Penyebabnya
GOOGLE
MATATELINGA. Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengingatkan bila saat ini masyarakat cenderung belanja di tempat yang terdekat dengan rumah yaitu seperti minimarket dan sejenisnya. Merosotnya kinerja sektor usaha dengan konsep hypermarket turut berdampak pada industri pusat perbelanjaan. Ini karena dibatasinya mobilitas masyarakat.


Alphonzus saat dihubungi wartawan di Jakarta, Minggu (01/08/2021) mengatakan, "Daya beli masyarakat merosot cukup dalam sehingga tidak lagi belanja jumlah banyak di hypermarket seperti sebelumnya. Dulu memang rutin belanja mingguan, belanja bulanan atau banyak lainnya. Sekarang masyarakat cenderung belanja seperlunya saja," ujarnya.

Lanjut dia mengatakan penutupan salah satu ritel secara permanen tentunya akan mempengaruhi Pusat Perbelanjaan khususnya dalam hal tingkat okupansi.

Klik Juga:Pemerintah Kembali Salurkan Bantuan Subsidi Upah pada Pekerja Patuh Kepesertaan Jamsostek

"Terlebih lagi saat kondisi pandemi tidak mudah bagi kami mendapatkan penyewa pengganti. Karena lebih banyak pelaku usaha yang memilih untuk membatalkan ataupun menunda buka usaha baru. Mereka lebih memilih menunggu perkembangan ekonomi lebih lanjut," sambungnya.

Bila penutupan usaha secara permanen terus dilakukan pastinya akan mengancam pelaku usaha lain. Ini dikarenakan beban berat dan keterpurukan yang masih terus dialami selama sudah lebih dari satu setengah tahun ini.


"Sementara tidak dapat diketahui kapan kondisi berat ini akan berakhir," katanya.

[br]

Sebelumnya, Seluruh gerai Giant resmi tutup permanen hari ini. Setelah sebelumnya PT Hero Supermarket Tbk (HERO) memutuskan menutup seluruh gerai Giant pada akhir Juli 2021. (Mtc/Okz)
Editor
: Rizky
Sumber
: Okezone
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru