MATAELINGA, Jakarta: Perdagangan Kamis (1/10/2020) pada pukul 08.15 WIB, harga emas spot stabil di level US$ 1.884,67 per ons troi. Sementara harga emas berjangka AS kontrak pengiriman Desember 2020 turun 0,2% menjadi US$ 1.890,90 per ons troi.
Pergerakan emas masih disokong pelemahan indeks dolar AS yang melayang di sekitar level terendah satu minggu di sesi sebelumnya.
Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde menetapkan akan untuk melakukan perubahan strategi yang bisa menyelaraskan ECB dengan Federal Reserve AS.
Ini termasuk komitmen untuk membiarkan inflasi melampaui batas setelah posisinya selalu rendah.
Harga emas spot stabil di awal perdagangan hari ini karena dolar Amerika Serikat (AS) yang kembali lemas
Serta kemajuan dari paket bantuan virus corona di AS yang akhirnya menekan hasil positif dari data upah di Negeri Paman Sam.
Di sisi lain, pembicaraan antara Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin dengan Ketua DPR Nancy Pelosi sudah memiliki kemajuan tentang rencana stimulus baru bagi virus corona.
Meskipun disebut menolak tawaran Partai Demokrat yang mengajukan paket bantuan senilai US$ 2,2 triliun, namun keduanya sepakat untuk kembali bernegosiasi.
Bahkan, DPR AS sudah menunda rencana pengambilan suara untuk paket stimulus senilai US$ 2,2 triliun tersebut
Karena melihat lebih banyak waktu untuk menjalin kesepakatan dengan pemerintahan Donald Trump.
Walau belakangan cenderung melemah, harga emas sudah menguat 24% sepanjang tahun ini. Ini didukung oleh stimulus moneter dari bank sentral utama dan pemerintah.
Harga si kuning sempat tertekan setelah data tenaga kerja AS yang positif.
Laporan Ketenagakerjaan Nasional ADP menunjukkan, perusahaan swasta AS meningkatkan perekrutan pada bulan September lalu.
Namun, bagian data lain menunjukkan, produk domestik bruto AS jatuh pada ke level 31,4% yoy.
Ini jadi penurunan paling tajam sejak pemerintah mulai melakukan pencatatan pada tahun 1947.