Minggu, 04 Oktober 2026 WIB

Harga Emas Spot Menguat Tipis Sentuh US$1.937,84 Per Ons Troi

Admin - Jumat, 04 September 2020 09:17 WIB
Harga Emas Spot Menguat Tipis Sentuh  US$1.937,84 Per Ons Troi
Harga emas spot.[net]
MATATELINGA, Jakarta: Pada perdagangan Jumat (4/9) pukul 08.30 WIB harga emas menguat tipis pada perdagangan hari ini setelah dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah dan bursa saham global yang kembali koreksi. 


Hal tersebut akhirnya membuat permintaan terhadap aset safe haven seperti emas terangkat 

Sambil menanti data upah sektor non-pertanian AS bulan Agustus yang dirilis hari ini.

Melansir Reuters, harga emas spot naik 0,4% menjadi US$ 1.937,84 per ons troi, 

Setelah jatuh ke level terendah satu minggu pada hari Kamis (3/9) lalu. Kini, harga si kuning turun 1,5% sepanjang minggu ini.


Sementara itu harga emas berjangka kontrak pengiriman Desember 2020 naik 0,2% menjadi US$ 1.942,20 per ons troi. 

Keunggulan emas datang setelah indeks dolar turun 0,1% terhadap para pesaingnya. Koreksi terjadi setelahnya the greenback menguat 

Ke dekat level tertinggi satu minggu di sesi sebelumnya, dan membuat harga emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Sentimen tambahan datang setelah bursa saham di Asia dibuka di zona merah pada hari ini, 

Mengekor Wall Street yang membukukan penurunan satu hari terbesar dalam hampir tiga bulan.

Sokongan bagi komoditas logam mulia ini kian bertambah setelah Kepala Federal Reserve Chicago pada hari Kamis menelepon ke Kongres 

Untuk memberikan lebih banyak bantuan fiskal dan mengisyaratkan kebijakan moneter AS akan dilonggarkan lebih lanjut dan suku bunga dipertahankan 

Pada tingkat yang sangat rendah selama bertahun-tahun untuk membantu perekonomian memulihkannya kekuatan pra-pandemi.

Sementara itu, jumlah pasien virus corona terus bertambah. Berdasarkan perhitungan Reuters, 

Setidaknya ada lebih dari 26,15 juta orang telah dilaporkan terinfeksi oleh virus corona baru secara global dan 863.863 telah meninggal. 

Kilau emas sempat pudar setelah klaim pengangguran mingguan AS turun di bawah 1 juta pada minggu lalu. Ini adalah penurunan kedua kalinya sejak pandemi dimulai. 

Tetapi hal ini ternyata tidak menandakan pemulihan yang kuat di pasar tenaga kerja.

Kini investor menanti data penggajian AS yang akan dirilis hai ini, untuk melihat tanda-tanda yang lebih jelas dari stagnasi pasar tenaga kerja.[kontan]
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru