Selasa, 28 April 2026 WIB

Perdagangan Memburuk AS dan Uni Eropa, KUrs Dollar AS Menguat

- Jumat, 26 Juni 2020 08:00 WIB
Perdagangan Memburuk  AS dan Uni Eropa, KUrs Dollar AS Menguat
Hand Over
MATATELINGA, Jakarta:  Ditengah kekhawatiran infeksi baru kasus corona dan ketika ketegangan perdagangan memburuk antara Amerika Serikat dan Uni Eropa, kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat karena dianggap sebagai investasi yang aman.


Jumlah kasus harian baru di seluruh negeri naik ke rekor tertinggi. Texas menghentikan pembukaan kembali secara bertahap sebagai tanggapan atas lonjakan infeksi Covid-19.

Euro turun 0,32% pada USD1,1214. Dolar naik 0,16% terhadap yen Jepang menjadi 107,19 yen. Lebih dari 36.000 kasus baru AS, membuat investor pesimistis tentang peluang pemulihan ekonomi yang cepat.

"Di banyak negara bagian AS terjadi peningkatan kasus yang sangat cepat. Ini yang akan terus menjadi masalah bagi pasar," kata Ahli Strategi Makro Wells Fargo Erik Nelson, Jumat (26/6/2020).

Sementara itu, perselisihan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa, menandai kemungkinan perubahan tarif pada barang-barang UE. Hal ini juga merusak sentimen risiko.

Euro tergelincir karena aset berisiko di kawasan itu, termasuk obligasi Italia melemah. Padahal Bank Sentral Eropa melawan kembali terhadap tantangan pengadilan Jerman terhadap rencana pencetakan uangnya.


Ada sedikit kegelisahan yang terjadi di pasar keuangan Eropa, yang mungkin membebani euro," kata Nelson.

ECB juga mengatakan akan menawarkan pinjaman euro terhadap agunan kepada bank sentral di luar kawasan euro untuk menghambat pasar pendanaan di tengah pandemi corona.
Editor
:
Sumber
: Okz
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru