Belum Ada Tanda Tanda Rupiah Menguat, Akibat Pandemi Covid-19
Faktor pelemah rupiah ketiga adalah perkembangan pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19).
Ekonomi
Faktor pelemah rupiah ketiga adalah perkembangan pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19).
Ekonomi
Ditengah kekhawatiran infeksi baru kasus corona dan ketika ketegangan perdagangan memburuk antara Amerika Serikat dan Uni Eropa, kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat karena dianggap sebagai investasi yang aman.
Ekonomi
Investor menjual logam muliah karena terjadi kenaikan kasus virus corona secara global. Harga emas akhirnya turun dari level tertingginya sebesar USD1.779 per ounce pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat.
Ekonomi
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengeluarkan aturan baru yang merupakan turunan dari dalam Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2020, yakni Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 70/PMK.05/2020.
Ekonomi
Pelemahan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) dan gelombang besar stimulus dari bank-bank sentral seluruh dunia menjadi penopang kenaikan harga emas. Harga emas terus melaju ke level tertinggi sejak Oktober 2012.
Ekonomi
Dipicu dolar yang bergerak mendekati level tertinggi satu pekan, tetapi emas masih bertahan di atas US$ 1.700 per ons troi karena kekhawatiran gelombang kedua virus corona.
Ekonomi
Won Korea memimpin pelemahan mata uang Asia terhadap dolar AS dengan pelemahan 0,99%, disurul pesso Filipina yang melemah 0,35%
Ekonomi
Setelah membukukan minggu terbaik sejak awal April karena kekhawatiran gelombang kedua infeksi virus corona di Beijing, China
Ekonomi
Rupiah melemah 0,81% ke Rp 14.133 per dollar AS. Sementara, kurs tengah Bank Indonesia (BI) mencatat rupiah melemah 1,73% ke Rp 14.257 per dollar AS
Berita Sumut