Berita Sumut

Nenek Halimah Menangis di Ombudsman, Lahannya Dibeli Pemko untuk RTH Tapi Tak Dibayar

Administrator
Mtc/Ist
MATATELINGA, Medan- Seorang nenek bernama Halimah Sembiring menangis di Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Selasa (4/5/2021). Betapa tidak, lahannya dibeli oleh Pemko Medan untuk dijadikan ruang terbuka hijau (RTH) namun sampai sekarang belum dibayar. Ia pun mengadukan nasibnya ke Ombudsman.



Halimah mengungkapkan, Pemko Medan pada 2020 lalu berencana membangun RTH di Jalan Asoka, Kecamatan Sunggal. Lahannya seluas 499,18 M2 masuk kedalam rencana pembangunan RTH. Pemko pun membeli lahan itu bersama 15 lahan (persil) lain.


Diatas lahan itu, ada 5 rumah kontrakan yang dikontrak Halimah kepada penyewa sebesar Rp 1 juta per bulan.


"Semenjak mau dibeli Pemko Medan untuk dijadikan RTH sudah tidak ada lagi yang mengontrak, listrik nya sudah diputuskan, Pemko Medan tak kunjung membayar ganti ruginya. Padahal dijanjikan sebelum Natal Tahun 2020 lalu sudah dibayar tapi sampai saat ini belum juga dibayar," kata Halimah kepada wartawan di Ombudsman, Selasa (4/5/2021).


Baca Juga:Soal Melonjaknya Tarif Air, Ini Rekomendasi Ombudsman Untuk PDAM Tirtanadi

Anehnya, ungkap Halimah, mereka mengetahui Pemko Medan sudah membayar ganti rugi kepada pemilik tiga persil lahan dengan total ganti rugi sebesar Rp 13 miliar.


Mereka pun mempertanyakan ganti rugi yang menjadi hak milik mereka Dinas Permukiman dan Tata Ruang. Namun, Kepala Dinas Permukiman dan Tata Ruang menjawab melalui surat bahwa mereka melakukan pengalihan anggaran untuk penanganan banjir sehingga belum bisa membayarkan ganti rugi kepada Halimah dan warga lainnya yang lahannya dibeli untuk RTH tersebut.


Penulis
: Mtc/rel
Editor
: Amrizal
Tag:Nenek Halimah Nagis di OmbudsmanOmbudsmanblibliIndexmatatelinga.commatatelinga comserobotan lahanTerkiniTraveloka

Berita Terkait

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.