MATATELINGA, Medan: Sebelum dipulangkan ke daerah asalnya di Sumatera Utara, sebanyak 524 orang TKI yang tiba dari Malaysia akan terlebih dahulu dikarantina di dua lokasi yakni Eks Bandara Polonia, Kota Medan dan Taman Pramuka, Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang.
Hal ini, dilakukan Pemprov Sumut untuk mencegah serta mengantisipasi penyebaran virus corona. Rencananya para TKI itu akan tiba pada Kamis (9/4) sore dan juga pada Jumat (10/4) esok hari.
Dua lokasi penampungan yang disiapkan oleh Pemprovsu juga sudah menyiapkan fasilitas kesehatan untuk ratusan TKI tersebut.
"Pemulangan dibagi 4 flat itu, tanggal 9 atau hari ini kita akan datang 2 flat. Untuk flat pertama sudah landing tadi Pukul 8.30 WIB. Sejumlah 130-an orang. Langsung dibawa ke Kabupaten Deli Serdang di sana sudah disiapkan penampungan," ungkap Danlanud Soewondo, Kolonel Pnb, Meka Yudanto kepada wartawan di eks Bandara Polonia, Kamis (9/4).
Dengan jumlah yang sama, Meka menjelaskan TKI akan tiba dengan penerbangan dari Malaysia menuju Bandara Kualanamu nanti sore. Mereka akan dibawa ke lokasi penampungan ke eks Bandara Polonia, Medan.
"Untuk flat kedua sore hari akan langsung dibawa ke Bandara Polonia jumlahnya hampir sama 130-an. Besok akan dilanjutkan flat pagi dan sore dan rencananya akan dibawa ke Bandara Polonia semua," ungkap Meka.
Meka menjelaskan eks Bandara Polonia TNI AU bersama pihak terkait sudah menyiapkan fasilitas berupa tempat tidur lipat sebanyak 295 velbet dengan dilengkapi kipas angin, 300 WC portebel dan disiapkan makan 3 kali sehari oleh Dinas Sosial Sumut.
"Untuk total velbet saat ini ada 295 velbet. Kita berharap 400 velbet. Sementara 100 velbet dalam upaya untuk kita koordinasi dengan satuan samping agar mendapatkan bantuan lagi 100 velbet," tutur Meka.
Dia mengatakan total semua di Bandara Polonia untuk dikarantina sementara disesuaikan pada jumlah velbet yang ada saat ini sebanyak 296 velbet.
"Tapi kalau nanti ada dapat bantuan lagi dari satuan samping kita mendapatkan 100 lagi berarti kita bisa menampung 400 untuk TKI yang akan kita inapkan sementara," pungkasnya. (mtc/fae)