Rabu, 29 Juli 2026 WIB

Banjir Bandang Melanda Tapanuli Tengah, Pasutri Meningal Dunia

Redaksi - Kamis, 30 Januari 2020 07:47 WIB
Banjir  Bandang Melanda Tapanuli Tengah, Pasutri  Meningal Dunia
Mtc/Ist
Riadil Akhir Lubis
MATATELINGA, Medan:  Akibat terjadinya banjir bandang melanda sejumlah kecamatan di kabupaten Tapanuli Tengah, diperikrakan  tujuh ratus kepala keluarga (KK) terpaksa harus mengungsi. Hal tersebut dikatakan Kepala BPBD Sumut, Rabu (29/1/2020).




Riadil Akhir Lubis mengatakan,  banjir tersebut terjadi sejak Rabu pukul 01.00 WIB dini hari, akibat luapan Sungai Aek Sirahar setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur daerah tersebut.

Banjir dengan ketinggian mencapai sekitar 2 hingga 2,5 meter itu, merendam tujuh desa/kelurahan, dan empat kecamatan, di Kabupaten Tapanuli Tengah.

"Keempat kecamatan itu, yakni Kecamatan Barus, Manduamas, Pasaribu Tobing, dan Kecamatan Andam Dewi," sebutnya.

Tambah Riadil, sedangkan tujuh desa/kelurahan, yakni Desa Kampung Mudik yang terendam banjir setinggi 2 meter, Desa Pasar Terendam terkena luapan air Sungai Sirahar mengakibatkan banjir dan merendam pemukiman warga setinggi 2 meter.

Kemudian, Desa Bunga Tanjung terendam banjir setinggi 2 meter, Desa Kinali terendam banjir setinggi 2 meter, Desa Ujung Batu terendam banjir setinggi 2 meter, Kelurahan Batu Gerigis terendam banjir setinggi 2 meter, dan Kelurahan Padang Masiang terendam banjir setinggi 2 meter.

"Saat ini telah ditemukan enam orang meninggal dunia, dan tiga orang dinyatakan hanyut masih dalam pencarian," katanya.

Upaya yang dilakukan saat ini, BPBD Kabupaten Tapanuli Tengah telah menurunkan beberapa Personel Regu Piket beserta personel Pusdalops.

Jumlah korban banjir bandang di Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah yang meninggal dunia hingga Rabu, pukul 17.00 WIB menjadi tujuh orang, berdasarkan informasi dari Koordinator Pos SAR Sibolga Hari Susanto.

Adapun korban yang meninggal dunia atas nama Adwirzah Tanjung ,60, dan Idwarnisa ,58,.Keduanya adalah pasangan suami istri warga Kelurahan Padang Masiang Barus.

Kemudian, Marpaung ,50, Juster Sitorus ,55, Abdul Rahmah ,72, Pardamean Manalu, ,85, EsrinPane, ,48, .Kelimanya adalah warga Bonan Dolok, Desa Sijukkang, Kecamatan Andam Dewi, Kabupaten Tapanuli Tengah, diakhir penjelasannya.
Editor
:
Sumber
: Ant
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru