Jumat, 01 Mei 2026 WIB

Polisi Telah Periksa Sejumlah Saksi Kasus Tewasnya Aktivis Walhi Sumut

- Selasa, 08 Oktober 2019 12:34 WIB
Polisi Telah Periksa Sejumlah Saksi Kasus Tewasnya Aktivis Walhi Sumut
Mtc/ist
Personil Satresrim Polrestabes Medan sudah memintai keterangan sejumlah saksi terkait penyelidikan kasus kematian Golfried Siregar, kuasa hukum dan aktivis Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumatera Utara (Sumut). Namun polisi masih membutuhkan keterangan s
MATATELINGA, Medan: Personil Satresrim Polrestabes Medan sudah memintai keterangan sejumlah saksi terkait penyelidikan kasus kematian Golfried Siregar, kuasa hukum dan aktivis Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumatera Utara (Sumut). Namun polisi masih membutuhkan keterangan saksi lainnya untuk mengungkap kasus ini.





[adx]

Pjs Kasat Reskrim Kompol Eko Hartanto mengatakan diantara yang sudah diambil keterangan yakni, satpam dan istri korban. Eko menegaskan pihaknya bekerja keras untuk mengungkap fakta sebenarnya dibalik peristiwa yang menimpa Golfried Siregar. 

"Insha Allah hari ini ada bertambah saksi yang akan kita periksa. Mohon doanyanya," sebut Kompol Eko. 

Polisi juga kata Eko hingga hari ini masih berupaya untuk mencari penarik becak yang menemukan dan mengantar korban ke rumah sakit.

"Masih kita cari penarik becaknya. Kita imbau kepada abang becak tersebut untuk bantu kita dengan datang ke kantor dan berikan informasi," pintanya.





[adx]

Selain penarik becak, ia juga mengimbau kepada pihak yang melihat kejadian saat korban terjatuh atau lainnya untuk berikan informasi ke polisi. 

"Bantu kami ungkap kasus ini jangan takut untuk berikan informasi," tambahnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Golfried Siregar mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik. Sebelumnya pada Senin dini hari, ia ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di flyover Simpang Pos Jalan Jamin Ginting, Medan, Kamis (3/10) sekitar pukul 01.00 dini hari.

Ia ditemukan oleh penarik becak yang kebetulan melintas di kawasan tersebut. Oleh penarik becak tersebut, kemudian korban dibawa ke RS Mitra Sejati lalu diarahkan untuk ditangani ke RSUP Haji Adam Malik.

Walhi Sumut menilai banyak kejanggalan dari peristiwa yang menimpa almarhum Golfried. Sebab, kepala korban mengalami luka serius, seperti dipukul keras dengan senjata tumpul.  (mtc/fae)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru