Kamis, 24 September 2026 WIB

Plt Walikota Medan Terima Kunjungan Kerja Staf ahli Sidoarjo

Admin - Kamis, 27 Maret 2014 15:30 WIB
Plt Walikota Medan Terima Kunjungan Kerja Staf ahli Sidoarjo
Matatelinga - Medan, Plt Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S,M SI diwakili Staf Ahli Walikota bidang Hukum dan Politik Marah Husin Lubis,SH didampingi Staf Ahli Walikota bidang Pemerintahan Ristanto,SH,SPN, Staf Ahli Walikota bidang bidang Ekonomi dan Keuangan Drs Kriswan, dan Staf Ahli bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Tunggar,SH menerima kunjungan kerja dari Staf Ahli dari Kabupaten Siduarjo yang dipimpin Staf Ahli bidang Ekonomi dan PemBangunan Drs Sumarbowo,MSi dan anggota Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Drs Moch Syafik,Msi, Staf Ahli bidang Hukum dan Politik Drs Fauzi Isfandian,Msi, Kepala Bagian Orta Drs Ahmad Yusuf,Msi dan Kepala bagian Umum Drs Imam Mukti,Msi,  Kamis (27/3/2014) di Balaikota Medan.  

Plt Walikota Medan Drs T Dzulmi Eldin S,MSi dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Walikota bidang Hukum dan Politik  Marah Husin Lbuis,SH mengatakan, dahuulunya kota Medan hanya merupakan salah satu benteng pada masa penjajahan Belanda, kini telah berdiiri sedikitnya 43 hotel berbintang, 26 pusat perbelanjaan modern, 17 Restoran besar, 18 Runah Sakit , 8 Bank Pemerintah dan 55 Bank swasata.

Selain ibukota Provinsi Sumatera Utara kota Medan juga merupakan pintu gerbang Indonesia bagian Barat dan tercatat sebagai kota terbesar kketiga di Indonesia, dan pada tahun 2011 kota Medan bersama dengan Kota Makasar dan kota Denpasar telah ditetapkan menjadi kota Metropolitan baru” ungkap Eldin.

Ditambahkannya, pada tahun terakhir ini kota Medan memang sedang bergiat-giatnya dalam melakukan perubahan dan pembangunan demi terwujudnya visi dan misi . Akhirnya membuahkan hasil sedikitnya 36 penghargaan telah diraih kota Medan hingga Februari 2014 ini dan baru saja dipeoleh penghargaan sekolah adiwiyata tingkat nasional untuk lima sekolah di kota Medan dan penghargaan dalam penyusunan LAKIP.

Sementara Drs Sumarbowo selaku pimpinan romobongan mengatakan, kedatangan mereka ke Kota Medan untuk melakukan studi banding tentang wewenang peran Staf Ahli Walikota Medan dalam menjalankan roda pemerintahan sehari-harinya sesuai dengan Peraturan Pemrintah nomor 41 tahun 2007. Kami tentunya harus banyak belajar dari kota –kota besar seperti kota Medan ini, “ujar Sumarbowo.

Sebelumnya, Sumarbowo menjelaskan Kabupaten Sodarjo adlah salah satu Kabupaten di Jawatimur. Kabupaten ini adalah Kabupaten terkecil dengan luasnya hanya  72 Km. jumlah penduduk 2 juta lebih, sedangkan pertumbuhan ekonomi 7% pertahun.

Kabupaten Sidoarjo memiliki 18 Kecamatan , 350 Desa dan Kelurahan, sedangkan jumlah industry kecil dan Menengah 15000 UMKM dan Industri besar sekitar 5000. Produk-produk unggulan UMKM  cukup besar seperti Tas, Batik dan lainnya. Sementara PAD Sidoarjo sekitar 819 M dan APBD sekitar 3,1 T, “imbuh Sumarbowo.


Mengenai keberadaan Lumpur Lapindo, awalnya sangat menyengsarakan masyrakat Sidoarjo, namun belakangan musibah tersebut membawa keberhasilan bagi masyarakat yang mempunyai lahan terkena Lumpur Lapindo, dan mereka mendapat ganti untung, “tegas Sumarbowo.


(Mt-01)

SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru