Jumat, 23 Oktober 2026 WIB

Poldasu Menghimbau Warga Sumut Tetap Tenang, Dengan Insiden di Kota Christchurch New Zealand

- Senin, 18 Maret 2019 20:22 WIB
Poldasu Menghimbau Warga Sumut Tetap Tenang, Dengan Insiden di Kota Christchurch New Zealand
Google
MATATELINGA, Medan: Kepolisian Polda Sumatera Utara menghimbau masyarakat Sumut, diharapkan tetap tenang dengan adanya aksi kejam dari seorang pria yang menembaki puluhan orang hingga tewas di dua lokasi di Kota Christchurch New Zealand.



"Masyarakat Sumut diminta tenang dan jangan membalas. Biarlah Tuhan yang membalas dia (pelaku) dan biarlah hukum yang bertindak untuk dia," kata Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, Senin (18/3/2019).

Beliau menghimbau masyarakat agar tetap menjaga kondusif mengingat Bangsa Indonesia akan mengadakan pesta demokrasi Pemilihan Umum. "Kita harapkan suasana seperti ini tidak terbawa hingga kesini. Sehingga pelaksanaan pesta demokrasi kita berjalan lancar dan aman," ucap dia.



Selain itu, sebut MP Nainggolan, Polda Sumut juga akan mengambil langkah-langkah agar tidak ada aksi serupa di Provinsi Sumut. "Minimal kita menjaga, kalau ada konsulatnya (New Zealand maupun Australia disini ya kita awasi (jaga),"

Bahkan, sebut dia, Polda Sumut juga melakukan pengawasan terhadap tempat-tempat berkumpulnya warga Eropa. "Orang-orang Eropa yang ada di Medan juga kita jaga. Guna mengantisipasi aksi yang tidak diinginkan," ucapnya.



Sementara itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengaku pihaknya akan melaksanakan pengamanan tanpa menimbulkan kecemasan dan ketakutan. "Sesuai arahan Mabes Polri," jelas dia.

Ia juga mengaku, bahwa pihaknya akan melakukan antisipasi di Sumut, khususnya terhadap rumah ibadah. "Tidak elok kejadian di negara lain jika direspon dengan hal yang merugikan bangsa dan negara sendiri. Untuk itu, kita mengantisipasi tindakan teror yang bisa meresahkan warga, dengan melakukan pengamanan di rumah ibadah yang ada di Kota Medan dan Sumut," ungkapnya kepada wartawan.



Karenanya, jenderal bintang dua tersebut, mengimbau agar masyarakat tidak melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain. "Masyarakat juga harus memantau kondisi lingkungannya. Mana tau ada orang yang mencurigakan, langsung laporkan ke polisi terdekat, biar bisa kita antisipasi secara langsung sebelum jatuh korban," harapnya.

Penyerangan bersenjata yang terjadi di dua mesjid di Kota Christchurch, New Zealand mendapat kritikan dari semua pihak khususnya masyarakat Sumut dan Kota Medan.

Sebab dalam aksi brutalnya, pelaku bernama Brenton Tarrant (28) kewarganegaraan Australia ini secara membabi buta menembaki sejumlah orang yang berada di dalam mesjid, sehingga menyebabkan sebanyak 49 orang tewas dan melukai 48 orang lainnya.
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru