MATATELINGA, Medan: Universitas Pembinaan Masyrakat Indonesia (UPMI) Medan jalan Teladan No. 15 Medan. Gelar Study Banding ke tiga Negara, Kegiatan tersebut di ikuti oleh para mahasiswa angkatan ke 5 dan 6 Program Pascasarjana Magister Ilmu Hukum dan Magister Ilmu Administrasi, yang dilaksanakan di tanggal 4 sampai 9 Maret 2019 mendatang. Sore (28/02/219).
Rektor UPMI DR. H. Ali Mukti, SH., MM kepada wartawan menyampaikan, "dalam momentum pelaksaan Study Banding kali ini, salah satu dalam program di perkulihan Program Pascasarjana Magister Ilmu Hukum dan Magister Ilmu Administrasi sebelum menyelesaikan Tesis sebagai tugas akhirnya, terutama berkaitan dengan Program Magister kita ke Universitas - Universitas yang ada di Negara lain khususnya Malaysia, hal ini tentu bagi kami sangat lah perlu, dikarena di tingkat Pascasarjana ini pengalaman dan pemahaman itu nantinya sudah lah bersifat sekala taraf Internasional. Maka dari itu lah dasar kami setiap tahunnya mahasiswa Program Magister Pascasarja itu harus kami bawa, paling tidak bisa memahami perbedaan bagaimana kira - kira ilmu yang kita peroleh di Negra kita Indonesia dengan perbandingan ilmu yang ada di Negara tetangga kita khususnya, karena memang satu rumpun tapi kalau dari segi ilmu banyak jauh berbeda tapi merupakan suatu motifasi kepada mahasiswa itu supaya lebih bisa membandingkan lagi dengan negara kita."
Tambahnya, "dalam kunjungan kali ini kita akan berkunjung ke tiga Negara, Thailand, Singapura dan Malaysia, tapi khusus untuk kunjungan kampus kita hanya ke Universitas Putra Malaysia dan terkhusus kepada Magister Ilmu Hukum saya akan pertemukan bidang Pengacara Hukum Malaysia dengan Indonesia terutama dari Pengacaranya Koperasi Ukuah Malaysia, nanti bisa kita pertemukan mahasiswa kita Pascasarjana Ilmu Hukum khususnya Pengacara Indonesia, kita ingin membuktikan bagaimana perbedaaan hukum Indonesia dengan Malaysia, sementara yang kita ketahui hukum kita ini masih lah berasal dari hukum Belanda apakah Malaysia juga sama, tentu disini lah akan timbulnya perbincangan, tanya jawab dan diskusi - diskusi kicil yang kita harapkan kepada mahsiswa kita untuk menindak lanjutinya nanti. Sementara untuk ke Thailand dan Singapura kita masih dalam penjajakan, tapi paling tidak kita bisa memahami budaya dan tradisi kehidupan yang ada disana, khususnya negara Singapura yang sudah kita ketahui bersama, negaranya sangat kecil tapi kenapa bisa maju, ini kan perlu kita selidiki dan kita analisa, apakah karena faktor kedisiplinannya, apakah faktor karena negara nya kecil makanya mereka bisa kuat dan maju seperti itu, sementra kita yang bigitu luas mengapa kita tak bisa seperti meraka".
"Ia mengharapkan dilaksanakannya Study Banding ini bagi mahasiswa Pascasarjana itu terangkum apa kira - kira satu kesimpulan yang di peroleh dari Negara tetangga kita, karena kalu kita sebagai peneyelenggara pendidikan paling tidak saya termotivasi agar mereka bisa melanjutkan program S3 mereka di luar Negeri dengan kata lain walau pun di Indonesia S3 kita sudah cukup banyak, tapi dikarenakan perkembangan ilmu boleh - boleh saja kita pilih keluar Negeri kerena kita harus bersifat Internasional jangan hanya dalam Negeri, saya juga berharap kepada mahasiswa kita siapa tau besok bisa melanjutkan kuliah keluar Negeri silahkan saja, dan akhirnya saya harapkan bagi mahasiswa setelah tamat dari magister ini bener - bener cara berfikirnya sudah bertaraf Internasional". Imbuhnya.
Dalam kegiatan ini pula di ikuti oleh sekitar 70 mahasiswa, di antaranya 18 Magister Ilmu Hukum dan 52 Magister Ilmu Administrasi, dengan fase keberangkatan masuk via Medan - Pineng dan pulang via Malaysia - Medan dengan metode keberangkatan dua gelombang, dalam kegiatan ini DR. H. Ali Mukti., SH., MM selaku Rektor UPMI, DR. Mananda Situmorang., MSi selaku Direktur Pascasarjana UPMI, H. Al Umri, SH., HUM selaku Dekan Fakultas Ilmu Hukum UPMI, dan Ahmad Karim, SE., MM selaku Staf UPMI turun langsung untuk mewakili kampus UPMI dalam pendampingan para rombongan Study Banding.
(Mtc/Fajar)