Rabu, 07 Oktober 2026 WIB

Pertama di Indonesia, Polda Sumut Akan Canangkan Sistem Humas Terintegrasi

- Rabu, 02 Januari 2019 14:32 WIB
Pertama di Indonesia, Polda Sumut Akan Canangkan Sistem Humas Terintegrasi
mtc/fae
abid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja,
MATATELINGA, Medan: Polda Sumatera Utara akan membuat gebrakan baru pada tahun 2019. Gebrakan itu berupa pencanangan sistem Humas terintegrasi atau Humas Integrated System (HIS).  Gebrakan ini pun diklaim sebagai pertama kali dibuat jajaran kepolisian di Indonesia.


"Rencananya HIS akan diluncurkan Februari mendatang. Saat ini system yang ada di HIS masih akan dirampungkan.  Program ini juga jadi yang pertama di  Indonesia,"sebut Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja, Rabu (2/1/2019). 

Tatan menerangkan Humas Integrated System (HIS) ini akan memudahkan masyarakat, khususnya awak media dalam memoperoleh informasi. Baik soal kasus kriminal atau pun kejadian menonjol yang ada di Sumatera Utara. 

"Nantinya HIS akan dibuat menjadi satu laman daring. Di sana Bidang Humas akan memberikan informasi dan terintegrasi antar humas 'di Polres-polres jajaran Polda Sumut," terang mantan Wakapolrestabes Medan itu.


Tatan juga  menegaskan, Humas di Polres harus memberikan informasi sebelum diminta.  Sehingga tidak ada keterlambatan informasi yang diterima oleh para awak media. "Ini sedang kita bangun teknologinya. Jadi masih dikembangkan bersama Tim IT kita,"ujarnya.

Nantinya lanjut Tatan para jurnalis atau pengguna informasi akan  didata. Kemudian diberikan satu akun untuk masuk ke dalam sistem. Sehingga bisa mengakses informasi yang ada di dalamnya. 

"Yang bisa mendaftar adalah yang medianya minimal berbadan hukum," ungkapnya. 


Namun Tatan menegaskan sistem terintegrasi ini tidak akan menutup kesempatan untuk konfirmasi yang sifatnya secara langsung. Di Dalam laman HIS, nantinya Tatan bersama Kapolda dan para Pejabat Utama (PJU) membuka ruang untuk konfoirmasi langsung. 

"Memang itu tidak mudah. Paling tidak sekarang era digital. Jadi kecepatan informasi yang utama. Jangan sampai, sumber berita didapat dari yang bukan berkompeten," tandasnya. (mtc/fae)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru