MATATELINGA, Medan: Untuk mengantisipasi dan tanggap bencana banjir dan mengantisipasi terjadinya longsor, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menerbitkan surat edaran yang ditujukan kepada para kepala daerah . Hal ini menyusul laporan BMKG Wilayah I Medan soal potensi tingginya curah hujan di wilayah Sumut dalam beberapa waktu ke depan mendatang.
Edy melalui surat edaran tertanggal 11 oktober 2018, meminta seluruh kepala daerah yang ada di Provinsi Sumut untuk melaksanakan sosialisasi antisipasi banjir dan tanah longsor, khususnya di kawasan daerah aliran sungai (DAS), baik di hulu mau pun di hilir.
Dia juga menegaskan pemkab dan Pemkot agar menata kembali perumahan, pemukiman, dan bangunan lainnya di kawasan rawan banjir dengan berpedoman RT/RW yang sudah ditetapkan.
"Saya mengimbau agar pemerintah mengendalikan pemberian izin mendirikan bangunan (IMB) sesuai dengan rencana detail tata ruang (RDTR) di masing-masing daerah," kata Edy.
Selain langkah antisipasi, Edy juga mengimbau perangkat daerah untuk memprioritaskan anggaran kepentingan mitigasi, kesiapsiagaan, peringatan dini, dan kedaruratan penanganan bencana pada masing-masing daerah. Edy juga meminta kepada seluruh stakeholder untuk melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap kegiatan yang berpotensi pada alih fungsi hutan, khususnya di kawasan sungai dan tebing yang terjal.
"Pihak yang berkepentingan agar segera melaporkan upaya kesiapsiagaan antisipasi banjir dan longsor di wilayah masing-masing,"akunya.
(Mtc)