MATATELINGA, Asahan: Dua
hari pasca keberangkatan jamaah haji kabupaten Asahan pada tanggal 23
juli 2018 gelombang I klompok terbang 2 dari embarkasi Medan, Pemerintah
Kabupaten melepas keberangkatan 385 orang jamaah haji dengan rasa suka
cita dan berharap kelak sepulangnya dari menunaikan ibadah haji
diharapkan menjadi haji yang mabrur, namun pada Rabu (25/7/2018) salah
seorang jamaah haji wafat setelah mendapatkan perawatan medis di
Madinah.
Ketarangan
yang dapat dihimpun Matatelinga.com di dinas Kominfo Kabupaten Asahan ,
Kamis (26/7/2018) Kabid penyiaran meda cetak dan elektronik Arbi Ariadi
Tanjung membenarkan adanya satu orang jamaah haji asal Asahan yang
tergabung dalam klompok terbang 2 gelombang 1 atas nama Katio
Simanjuntak bin Abdul Madjid Simanjuntak (59) asal dusun II Alang Bombon
Kecamatan Aek Kuasan Asahan, meninggal dunia di Madinah dikarenakan
sakit, ujarnya.
Arbin
Ariadi Tanjung juga mengatakan informasi tersebut kami dapatkan dari
kemenag Asahan serta dari Kadis Kominfo Asahan RH.Siregar yang juga
sedang melaksanakan ibadah haji bersama rombongan jamaah haji Asahan
lainnya.
Katio
Simanjuntak kelahiran tahun 1959 ini dalam melaksanakan ibadah haji ini
juga didampingi oleh istrinya yang bernama Siti Murni Siagian, dan
menurut informasi yang kami peroleh Katio Simanjuntak awalnya menderita
sakit demam dan oleh petugas pendamping, jamaah haji tersebut dibawa ke
rumah sakit Al-Anshor yang berada di Madinah, namun Allah SWT berkendak
lain, Katio Simanjuntak menghembuskan nafas terachir sesaat setalah
mendapatkan perawatan medis dirumah sakit tersebut, Katio Simanjutak
meninggal dunia pada pukul 10.15 waktu setempat dan jenasah almarhum
Katio Simanjuntak akan di kebumikan di pemakaman yang berada di Madinah.
Dinas
Kominfo Asahan dalam hal ini turut menyampaikan bela sungkawa yang
sedalam dalamnya, dan semoga amal ibadah almarhum Katio Simanjutak dapat
dijabah Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan
ketabahan, pungkasny.
(Mtc/Ben)