MATATELINGA, Medan : Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Methodist Indonesia didukung semua fakultas yang ada dan didampingi beberapa dosen dari tiap fakultas akan menggelar acara bakti sosial yang dirangkum dalam pengabdian pada masyarakat. Pengabdian pada masyarakat ini, menurut Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Jhoni Maslan Hutapea, Senin (26/2/2018) sebagai perwujudan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.
"Selain Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan yang ketiga adalah Pengabdian kepada Masyarakat. Wujud dari pengabdian kepada masyarakan bentuknya beragam. Yang akan kita lakukan di Toba Samosir adalah pengobatan gratis, seminar, penanaman pohon dan memberikan pelatihan kepada peserta didik SMP yang ada di Tobasa," kata JM Hutapea.
Ketua Panitia Pengabdian Masyarakat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UMI 2018 Anthony Vando R.Purba didampingi Ketua BEM UMI Batara KC Pangaribuan, Wakil Ketua Pengabdian Masyarakat Hot Hatorangan Situmeang, Angel Anastasia Nainggolan (Sekretaris BEM), Indri Magdalena Siahaan (bendahara panitia) dan Mastro Martin Manullang (Wakil Ketua BEM) menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian pada masyarakat BEM UMI di Tobasa digelar di 6 desa (Pardamean, Parsaoran Sibisa, Motung, Horsik, Sigapiton, Sirungkungon) dengan home base di Desa Pardamean, Sibisa, 27 Februari-4 Maret 2018.
Pengabdian diikuti 50 mahasiswa dari lima fakultas, meliputi fakultas kedokteran, fakultas sastra, fakultas ekonomi, fakultas pertanian dan fakultas ilmu komputer.
Lebih lanjut Anthony VR Purba menyampaikan bahwa kegiatan yang digelar setiap harinya akan melibatkan masyarakat dan pemerintah Kabupaten Toba Samosir.
"Secara khusus, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemkab Toba Samosir yang telah mendukung pelaksanaan baksos dan pengabdian pada masyarakat ini. Harapan kami ke depan, kerja sama ini tidak hanya berlangsung pada pelaksanaan baksos, tapi bisa berkesinambungan dalam bentuk kerja sama lainnya," tandas WR III UMI Medan JM Hutapea.