Selasa, 22 September 2026 WIB

Enaknya Jadi Petugas Dishub Kota Medan di Belawan

- Senin, 20 November 2017 20:33 WIB
Enaknya Jadi Petugas Dishub Kota Medan di Belawan
Matatelinga.com
MATATELINGA, Medan:  Dinas Perhubungan Medan sudah bertahun tahun melakukan pengutipan uang retribusi kepada para sopir sopir bus jurusan Medan Belawan saat bus melintas di Jalan Sumatera Belawan .

Pengutipan restribusi yang dilakukan oleh petugas Dinas Perhubungan Medan tersebut terlihat dilapangan,  dimana setiap bus yang melintas di Jalan Sumatera diharuskan menyetor uang restribusi kepada petugas yang membuat Pos ditengah Jalan.Bila ada sopir bus yang tidak membayar langsung dikejar dan dipaksa untuk membayar restribusi tersebut.

Hal tersebut dikatakan oleh,Bachtiar Harahap,50, pengemudi bus PT Morina jurusan Medan Belawan yang merasa heran dan bertanya tanya dikemanakan uang hasil hasil kirimkan tersebut dan sudah berlangsung bertahun tahun lamanya.

Sementara itu salah seorang warga Belawan,Syaprik Caniago ,52, warga Jalan Selebes Kelurahan Belawan ll Kecamatan Medan Belawan yang baru baru ini keluarganya datang dari Pekan Baru dan bermaksut akan pulang saat mencari bus diterminal bus di Jalan Selebes Belawan biasanya tidak ada. Keluarga Syaprik pada waktu itu sempat duduk duduk disekitar Terminal menanti bus yang datang tapi setelah berjam jam lamanya,bus yang ditunggunya tak kunjung datang dan masuk keterminal bus.

Terpisah, tokoh masyarakat Belawan H Irfan Ramidi pada Matatelinga.com mengatakan, pihak Dinas perhubungan kota Medan setiap hari melakukan pengutipan ditengah Jalan tapi bus penumpang tak pernah masuk ke terminal bus di Jalan Selebes Belawan. Stasiun Bus tersebut sudah berulang kali direhap menelan biaya ratusan juta rupiah tapi sudah bertahun tahun stasiun bus tersebut tidak ada dipakai sedangkan bus jurusan Medan Belawan hanya melintas saja cukup hanya membayar uang restribusi ditengah Jalan.

Yang anehnya kata H Irfan Ramidi,stasiun bus tersebut hingga kini bukan dipungsikan sebagai tempat mangkalnya bus tapi dijadikan tempat beramain judi seperti penulisan judi togel dan judi leng malahan diduga tempat transaksi Narkoba. Stasiun Bus tersebut malahan disewa sewakan untuk orang pesta dan sebahagian disewakan untuk kios.

Harapan warga Medan Utara khususnya warga Belawan, pungsikanlah terminal bus tersebut seperti semua agar warga yang akan berpergian menggunakan bus langsung datang ke terminal bus yang sudah ada.Pengamatan Matatelinga di Belawan Senin(19/11/2027) bus yang yang masuk Belawan setiap harinya mencapai 1500 unit,seperti bus PT Morina, Hikma,Rahayu,Mekar Jaya,PT Mars 61,125,131, bus 130,117,32,80,69,32,122 dan 77. Setiap bus baik tidak ada penumpangnya maupun penumpang kosong diharuskan menyetor uang ke TPR (tempat pemungutan restraints) sebesar Rp 300 hingga Rp 500 rupiah ada juga koprasi bus Angkutan tersebut yang menyetor kepada koperasi setiap bulannya.

(Mtc/Hendrik)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru