Minggu, 04 Oktober 2026 WIB

Kerap Terjadi Pemadaman Listrik, Sapma PP Sumut Gruduk Kantor PLN

- Jumat, 04 Agustus 2017 21:00 WIB
Kerap Terjadi Pemadaman Listrik, Sapma PP Sumut Gruduk Kantor PLN
(Mtc/Tim)
Kerap Terjadi Pemadaman Listrik, Sapma PP Sumut Gruduk Kantor PLN
MATATELINGA, Medan:  Puluhan kader Satuan Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila Sumatera Utara berunjuk rasa di depan Kantor PLN Wilayah I Sumut, Jalan KL Yos Sudarso, Kecamatan Medan Barat, Jumat (4/8). Mereka menyatakan protes karena seringanya terjadi pemadaman listrik belakangan ini.

"Kedatangan kami ini spontanitas menyampaikan keluhan masyarakat yang diterima Sapma PP Sumut sekaligus menanyakan mengapa masih terjadi pemadaman listrik khususnya di Jalan Glugur, Kecamatan Percut Seituan, Jalan Cemara, Kecamatan Medan Barat, dan beberapa wilayah lainnya," ugkap Bobby salah seorang Kader Sapma PP Sumut saat berorasi di depan pintu masuk Kantor PLN Wilayah I Sumut.

Bobby juga menuturkan pemadaman yang terjadi jelas sangat merugikan terutama bagi masyarakat kecil. Sebab akibat pemadaman banyak barang-barang elektronik yang rusak. Tidak hanya itu, dengan terputusnya aliran listrik masyarakat tidak bisa menghidupi keluarganya.

"Kami menduga pemadaman yang terjadi merupakan langkah PLN untuk meraup keuntungan dari masyarakat. Hal itu dikarenakan setiap tahunnya harga Tarif Dasar Listrik (TDL) selalu mengalami kenaikan," sebutnya.

Selain itu, Bobby mengaku kecewa dengan Pemerintah Sumatera Utara yang telah mendatangkan kapal pembangkit tenaga listrik dari Negara Turki untuk mengantisipasi defisit listrik khususnya di Sumatera Utara. Namun kenyataannya pemadaman tetap terjadi.

"Di sini kami menyatakan sikap kecewa kepada PLN karena hanya membuang-buang uang rakyat dengan mendatangkan kapal pembangkit listrik asal Turki. Sebab pemadaman masih saja terjadi dan dirasakan masyarakat Sumut," tuturnya.

Boby juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar mengusut dugaan atau praktek korupsi di PLN Wilayah I Sumut dengan modus pemadaman bergilir. "Sudah jelas pemadaman yang terjadi hanya akal-akalan pihak PLN untuk mendapatkan keuntungan," pintanya.

Sementara itu, Ramses Sihite, perwakilan yang diutus PLN Wilayah I Sumut, untuk menanggapi demonstran, mengatakan pemadaman dikarenakan gangguan dari jaringan. Sehingga PLN harus melakukan pemadaman untuk proses perbaikan mesin.

"Kalau ada pemadaman terlebih dahulu kita sampaikan kepada masyarakat. Namun pemadaman yang terjadi kali ini karena gangguan dari mesin," sebutnya.

Terpisah Ketua Sapma PP Sumut, Rahmaddian Shah, mengaku Sapma PP Sumut siap menjadi garda terdepan membela kepentingan masyarakat yang hak-haknya tertindas.

"Kalau aspirasi yang disampaikan tak kunjung dikerjakan dan pemadaman masih tetap terjadi kita akan menurunkan massa yang lebih banyak," pungkasnya. (Mtc/tim)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru