MATATELINGA, Medan: Penertiban pedagang pasar dan pedagang kaki lima di Jalan Bulan Medan pada Selasa (25/7/2017) berakhir ricuh. Seratusan personil Satpol PP yang dibantu kepolisian dan TNI terlibat bentrok dengan para pedagang Jalan Bulan.
Bentrokan terjadi lantaran para pedagang berusaha menghalangi alat berat yang dikerahkan di lokasi untuk meratakan bangunan tempat berjualan para pedagang tersebut.
"Jangan kalian robohkan ini. Tempat cari makan kami ini. Jangan suka hati kalian saja. Tak ada hati nurani kalian, seenaknya saja menggusur pedagang kecil," teriak salah seorang pedagang sembari menghadang alat berat yang dikerahkan di lokasi.
Para pedagang langsung saling dorong-dorongan dengan petugas. Mereka tak terima bangunan tempat mereka berjualan dirobohkan begitu saja. Namun upaya pedagang sia-sia. Puluhan bangunan yang berada di lokasi langsung rata dengan tanah.
Penertiban terus mendapat penolakan dari pedagang. Bahkan sejumlah pedagang mencoba melempari petugas dengan botol dan batu. Namun upaya pedagang, berhasil dihalau. Petugas melakukan penjagaan mengantisipasi kericuhan.
Dirut PD Pasar Kota Medan, Rusdi Sinuraya mengatakan penertiban pedagang tersebut dilakukan karena pedagang berjualan di tempat yang tidak dibolehkan. Karena itulah pedagang digusur untuk menormalisasi jalan agar tidak terjadi lagi kemacetan.
"Setelah ini ditertibkan, Jalan Bulan ini nanti difungsikan untuk jalan alternatif biar tidak ada lagi kemacetan. Apalagi, mereka itu pedagang sementara. Kita juga sudah beri surat peringatan agar mereka segera mengosongkan lokasi itu," bebernya.
(Mtc/Fae)