Selasa, 20 Oktober 2026 WIB

Anggota Dewan Bingung Dengan MSDC

Admin - Rabu, 09 November 2016 15:45 WIB
 Anggota Dewan Bingung Dengan MSDC
google
Roby Barus
Matatelinga.com - Politisi DPRD Medan Roby Barus mengaku heran dengan keberadaan Medan Safety Driving Centre (MSDC). Roby mengaku heran dengan izin perusahaan MSDC. Dalam sertifikatnya, izin perusahaan atas nama PT Lima Perkasa Abadi, tapi pada praktiknya, sertifikat yang dikeluarkan adalah keluaran MSDC. "Jadi kita masih mencari tahu apa korelasinya antara perusahan dengan nama yang ada di sertifikat," kata Roby, Rabu (9/11/2016).

Dikatakan bekas ketua komisi A DPRD Medan ini, meski dirinya tidak lagi menjadi ketua komisi, Roby mengaku akan tetap mengawal polemik MSDC yang dalam praktiknya merugikan masyarakat karena setiap pemohon SIM (surat izin mengemudi), pemohon harus menyertakan sertifikat dari MSDC.



Dikatakannya, pasca dikeluarkannya rekomendasi hasil sidak beberapa waktu lalu di lokasi pelatihan mengemudi di Jalan Bilal tersebut, saat ini Komisi A masih menunggu respon dari pimpinan dewan. Apakah rekomendasi untuk menutup operasional MSDC sebelum mereka mampu menunjukkan legalitas yang ada di pusat maupun Medan.

Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, pembahasan mengenai legalitas lembaga kursus sudah memasuki tahap final. Untuk itu pihaknya mengharapkan manajemen MSDC dapat menjelaskan secara konkrit mengenai segala sesuatunya pada rapat dengar pendapat (RDP) dengan DPRD Medan yang direncanakan akan digelar pekan ini. "Kalau mereka (manajemen MSDC) tidak dapat membuktikan, sertifikat jangan pakai nama MSDC. Harus PT Lima Perkasa Abadi, sesuai dengan nama yang terdaftar di pemerintah," tegasnya.

SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru