Matatelinga.com, Seorang bapak empat anak Judi Sofyandra ,43, warga Jalan Lintas Desa, Kelurahan Tanjung Palas, Kec. Dumai Timur saat dirinya tengah menumpang angkot trayek bertujuan untuk menimba ilmu akademi pelayaran di kota Medan, di copet oleh pelaku dengan modus pijat di dalam angkutan kota (angkot). Akibatnya, uang pendidikan berikut uang saku miliknya Rp 3 juta raib.
Judi (korban) menyebutkan, bahwa aksi pencopetan dialaminya terjadi saat ia tengah dalam perjalanan persis di Jalan Brigjend Katamso, Kecamatan Medan Maimun menumpang angkutan kota (angkot) trayek 81 tujuan Amplas-Belawan guna mengikuti pendidikan pelayaran di Akademi Maritim Belawan.
"Kejadiannya waktu saya berada di angkot, saya diapit oleh tiga orang dan seorang yang di samping kanan saya sembari memijat paha kanan dan memberikan selebaran kertas pengobatan alternatif," ujarnya usai membuat laporan di Mapolsekta Medan Kota, Rabu (10/8).
Judi menambahkan, bahwa dirinya tersadar ketika uang Rp 3 juta yang berada di kantung kanan celana jeans biru yang dikenakannya hilang.
"Awalnya saya tidak tahu, yang memijat kaki saya turun di perempatan lampu merah. Kemudian, sadarmu ketika dua rekan pelaku lainnya turun di Jalan Brigjend Katamso, nah di situlah saya pegang kantung saya tidak lagi uangnya," ungkapnya.
Judi berharap agar pihak kepolisian dapat mengungkap dan menangkap para pelaku yang berhasil mencopet dirinya.
"Harapannya, polisi dapat menangkap pelakunya. Niat saya mau sekolah untuk melanjutkan pekerjaan saya sebagai pelaut. Jauh-jauh saya dari Dumai, sampai di sini malah terjadi kemalangan," ucapnya.
Kapolsekta Medan Kota AKP Martuasah Hermindo Tobing ketika dikonfirmasi mengatakan, bahwa tengah menindaklanjuti laporan tersebut.
"Sudah kita terima laporannya dan korban juga sudah diperiksa. Akan kita tindaklanjuti laporannya," akunya.
(Mtc)