Matatelinga.com, Pelaku RI ,38, warga Jalan HM Joni/ Pasar Merah, Kelurahan Binjai,
Kecamatan Medan Area, nyaris tewas dihajar warga,
karena ketangkap tangan menjambret Handphone merek Samsung Grandp Prime,
di Jalan Letda Sujono, Kecamatan Medan Tembung, Sabtu (18/6/2016).
Informasi Matatelinga.com dilapangan, aksi pencurian yang dilakukan
pelaku disaat korban yang diketahui bernama Susanti ,29, warga
Jalan Krakatau Ujung, Kecamatan Medan Timur, dengan mengendarai sepeda
motor Yamaha Fino warna Coklat BK 5252 AGH seorang diri melintas di
Jalan Letda Sudjono.
Pelaku yang juga mengendarai sepeda motor
Honda Beat warna merah putih BK 6605 AFI secara tiba-tiba langsung
merampas Handphone merek Samsung Grand Prime milik korban yang diletak
di dasboard sepeda motor. Diduga sebelumnya pelaku sudah mengintai
korban dari kejahuan saat mengendarai sepeda motor.
"Aku tadi
baru pulang dari tempat tante di Jalan Mandala By Pass. Pas tiba di
Jalan Letda Sudjono pelaku langsung merampas Hp ku yang ku letakkan di
dasboard kereta," terang Susanti.
Tak ingin barang berharganya
dibawa kabur pelaku, korban pun sontak berteriak maling sembari minta
tolong kepada warga sekitar. Warga yang mendengar teriakan korban
langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Dalam waktu
singkat pelaku akhirnya berhasil diamankan warga. Karena kesal dengan
perbuatan yang dilakukan pelaku tanpa dikomandoi warga langsung
menghajar pelaku hingga bagian wajah babak belur. Selain itu kendaraan
yang digunakan pelaku untuk merampok juga tidak luput dihancurkan warga.
"Berani
kali kau, bulan puasa pun tega kau mencuri, udah hajar aja, matikan
aja, nggak pantas hidup orang seperti ini. Bakar aja hidup-hidup,"
teriak warga yang sudah berang dengan pelaku.
Beruntung nyawa
pelaku berhasil diselamatkan dari amukan warga dengan kehadiran personel Reskrim
Polsek Percut Sei Tuan yang mendapat informasi adanya maling dihajar
warga langsung turun ke TKP dan mengamankan pelaku dan membawanya ke
Polsek Percut Sei Tuan untuk dilakukan pemeriksaan.
"Ya
sudah-sudah jangan dihakimi lagi. Cukup-cukup biar kita amankan dulu,"
terang Panit II Polsek Percut Sei Tuan, Ipda Sembiring.
Kapolsek
Percut Sei Tuan, Kompol Lesman Zendrato, menuturkan saat ini pelaku
tengah dibawa ke rumah sakit terdekat karena mengalami pendarahan di
bagian kepala. Sementara itu korban tengah membuat laporan.
"Sudah
diamankan. Saat ingin anggota sedang membawa pelaku ke rumah sakit
untuk diberikan perobatan karena usai babak belur dihakimi warga",akunya.
(Mtc)