Matatelinga.com, Hari
ini,
Senin (7/3/2016), Dinas Perhubungan (Dishub)
Kota Medan menutup ruas Jalan Setia Budi, mulai Simpang Pemda sampai
Simpang Selayang mulai pukul 07.00 sampai 12.00 WIB. Penutupan ini
dilakukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pawai ta’aruf yang
merupakan rangkaian pembukaan
Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-49 Tingkat Kota Medan
tahun 2016
di Jalan Setia Budi, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan
Tuntungan pada
7-14 Maret.
Sedangkan
pada malam harinya saat pembukaan berlangsung, Dishub masih meliht situasi
lebih dhulu. Apabila jumlah pengunjung yang datang membludak (sangat banyak),
maka Jalan Setia Budi muai Simpng Pemda sampai Simpang Selayang kembali ditutup.
Sebaiknya jika pengunjung tidak sampai
membludak,Jalan Setia Budi yang melintasi depan arena MTQ dibuka dengan
menggunakan system dua arah.
Demikin
disampaikan Kadishub Kota Medan, Renward Parapat kepada wartawan saat meninjau
persiapan akhir pelaksanaan MTQN, Sabtu
petang (5/3). Atas penutupan jalan yang dilakukan itu, bagi masyarakat dari
arah Jalan Setia Budi yang ingin menuju Jalan Jamin Ginting (Simpang Selayang)
dapat menggunakan jalan alternatif yakni Jalan Ngumban Surbakti. Sebaliknya
bagi warga yang datang dari arah Jalan Jamin Ginting (Tuntungan)hendak menuju
Jalan Setia Budi, dianjurkan melalui Jalan Jamin Ginting (arah Padang Bulan).
“Kami
yakin atas penutupan ini, warga pengguna jalan, terutama masyarakat sekitar
pasti terganggu. Atas ketidaknyamanan ini, kami mohon maaf dan diharapkan bisa memakluminya. Sebab,
Jalan Setia Budi mulai Simpang Pemda sampai Simpang Selayang ditutup total
untuk pelaksanaan pawai ta’aruf yang merupakan syiar MTQN Tingkat Kota Medan,”
kata Renward.
Usai
pawai ta’aruf, Renward mengatakan Jalan Setia Budi mulai Simang Pemda sampai
Simpang Selayang akan dibuka kembali dan sistem lalu-lintas tetap dua arah kembali.
Berhubung lalu-lintas masih padat dan menghindari pengendara kenderaan
bermotor mengebut melintasi depan arena MTQ, ruas jalanpun dibagi dua.
“Kami
menghimbau warga untuk menghindri jalan
ini pada malam hari ketika pembukaan MTQN berlangsung. Gunakan saja Jalan Jamin
Ginting agar saudara-saudara tidak terjebak dalam kemacetan. Setiap malam
selama sepekan pelaksanaan MTQ, kemacetan pasti terjadi. Untuk itu sekali lagi
kami mohon perngertiannya, terutama kepada warga yang bermukim di sekitar
lokasi MTQ ini,” ungkapnya.
Untuk
mengamankan kelancaraan arus lalu-lintas selama sepekan pelaksanaan MTQ
berlangsung, Renward mengatakan menurunkan sekitar 100 personel. Selain lokasi
MTQ, para personel itu akan diturunkn untuk mengurai kemacetan ruas jalan yang
terkena dampak penutupan jalan tersebut. Jumlah itu bertmbah lagi karena
Satlantas Polresta Medan, polsek dan koramil setempat juga akan ikut membantu
mendukung kelancaran arus lalu-lintas.
(Mtc)