Matatelinga.com, Warga di sepanjang pinggiran
sungai/kanal Marindal Medan Amplas-Medan Johor sangat resah karena kondisinya
gelap gulita. Sebab, tidak adanya lampu penerangan jalan umum (Lpju) kerap dijadikan
lokasi pacaran dan marak aksi begal (penyamun).
Menyikapi ini, anggota Komisi C DPRD
Medan Zulkifli Lubis mendesak Pemko Medan melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah
(SKPD) Dinas Pertamanan dan Satpol PP dapat merespon keluhan warga “Dinas
Pertamanan dan Satpol PP harus respon keluhan warga. Sehingga Lpju disepanjang
kanal dapat dipasang. Sama halnya dengan Satpol PP agar menertibkan kaum remaja
yang kerap memanfaatkan kondisi gelap untuk berbuat mesum,” tegas Zulkifli
kepada wartawan di Medan, Jumat (4/9/2015).
Dikatakan Zulkifli yang juga berdomisili
di pinggiran kanal Marindal, Ianya mengetahui persis kondisi disana dan banyak
menerima laporan keresaahan dari masyarakat. Untuk itu sebut Zulkifli, untuk
meminimalisir tindak kejahatan begal dan lokasi mesum pertama sekali harus
dilakukan pemasangan Lpju. Selanjutnya harus dilakukan penertiban oleh Satpol
PP.
“Kita desak Kadis Pertamanan, Zulkifli
Sitepu supaya memasang Lpju disepanjang kanal. Karena warga disana juga warga
Medan yang terbukti ikut membayar pajak Lpju lewat rekening listrik.
Pemasangaan Lpju diharapkan supaya merata ke daerah pinggiran. Tentu Dimas
Pertamanan harus dapat membedakan skala prioritas,” ujar politisi PPP ini.
Selain itu, kepada pihak Kelurahan dan
Kecamatan dan Dinas Pertamanan diharap dapat bekerjasama agar sepanjang
pinggiran kanal dijadikan taman. Begitu juga pohon pelindung yang berdaya guna
supaya ditanami. “Selain indah tentu sangat berfungsi sebagai resapan air
daerah ruang terbuka hijau (RTH).
Sementara itu, Kepala Dinas Pertamanan
Kota Medan melalui Kabid Penerangan Muli Tarigan mengaku siap untuk pemasangan
Lpju disepanjang kanal marindal. Tarigan juga berharap untuk lebih cepatnya
proses pemasangan Lpju membutuhkan gambar lokasi dan berapa titik lampu yang akan
dipasang. “Kalau sketnya sudah ada mudah mudahan bisa secepatnya kita pasang
dengan sumber dana Perubahan APBD Pemko Medan Tahun 2015”, ujar Tarigan.
(Mt/Rel)