"Persiapan kami hanya 11 hari, karena dukungan dari Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar," ujar Fransisco.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Pematangsiantar periode 2026-2029, Arif Harahap mengucapkan, terimakasih atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin organisasi kepemudaan di kota Pematangsiantar.
"Yang pertama saya ingin berterima kasih atas kepercayaan rekan-rekan organisasi kepemudaan, Cipayung, dan seluruh elemen pemuda dan masyarakat yang memberikan mandat kepada kami," tutur Arif.
Menurut Arif, bahwa pe
lantikan bukan sekadar euforia atau seremonial semata. Dimana, seragam yang dikenakan para pengurus merupakan simbol amanah dan tanggung jawab untuk membawa perubahan bagi Kota Pematangsiantar.
"Kita tidak ingin pe
lantikan ini hanya menjadi euforia semata. Seragam yang kita pakai ini merupakan simbol amanah untuk membawa perubahan di Kota Pematangsiantar," katanya.
Dalam sambutannya, Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus DPD KNPI Pematangsiantar yang baru di
lantik.
Wesly berharap KNPI tidak hanya menjalankan kegiatan organisasi, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Saya berharap KNPI dapat menjadi rumah besar bagi pemuda dan tempat diskusi untuk menjawab seluruh tantangan yang ada," kata Wesly.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menciptakan ruang yang lebih luas bagi pemuda dalam mengambil peran membangun Kota Pematangsiantar.
"Saya yakin ketika pemuda bersatu, bergerak bersama, KNPI dapat memberikan kontribusi yang besar bagi Kota Pematangsiantar," ujar Wesly.
Dalam kesempatan tersebut, turut dibacakan ikrar Siantar Aman dan Damai. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan ikrar oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama para pimpinan organisasi yang hadir.
Baca Juga:
Hadir Kejari Pematangsiantar, Kapolres Pematangsiantar, Perwakilan DPRD, Perwakilan Dandim 02/07 Simalungun, Veteran, Organisasi kepemudaan, Cipayung Plus, Dirut Perumda Tirta Uli dan pengurus DPD KNPI Sumatera Utara.sip