Rabu, 29 Juli 2026 WIB

8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan

Putra - Kamis, 11 Juni 2026 15:00 WIB
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
Polda Sumut merilis pengungkapan praktik perdagangan PMI, Kamis (11/6/2026)
Direktur PPA-PPO Polda Sumut, Kombes Pol Kristina Tara mengatakan, awalnya personel menerima laporan dari masyarakat adanya kapal pukat yang berangkat dari tambatan kapal PT Timur Jaya Teluk Nibung Tanjungbalai hendak membawa sejumlah orang untuk dipekerjakan secara ilegal di Malaysia.
"Berdasarkan laporan itu personel Dit PPA-PPO Polda Sumut bekerjasama dengan Satgas Bais Tanjungbalai-Asahan melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan kapal pukat di Perairan Bagan Asahan," katanya, Kamis (11/6).
Kristina mengungkapkan, personel gabungan setelah mengamankan kapal pukat melakukan penggeledahan mendapati delapan pria yang menjadi korban penyelundupan untuk dibawa ke Malaysia.
"Kemudian petugas mengamankan lima orang terdiri nahkoda serta anak buah kapal (ABK) berinisial B, IN, MJ, AA, dan P," ungkapnya didampingi Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan.
Dalam pemeriksaan, kelima orang yang diamankan mengakui membawa delapan korban itu ke Malaysia secara ilegal.
"Rencananya kedelapan korban akan dipekerjakan sebagai nelayan dan buruh bangunan di Malaysia," terangnya.
Saat ini, para korban telah dititipkan di kantor BP3MI Sumatera Utara.
"Sementara terhadap nahkoda kapal bersama ABK yang diamankan itu telah ditahan di Mapolda Sumut dan terancam hukuman paling lama 15 tahun penjara guna mempertanggungjawabkan perbuatannya," sebutnya.
Kristina menambahkan, kelima pelaku itu mengaku sudah beroperasi selama tiga bulan berkoordinasi dengan agen di Malaysia untuk membawa warga Indonesia bekerja secara tidak sah (ilegal).
"Dari pengungkapan kasus penyelundupan pekerja migran ilegal itu personel turut menyita barang bukti kapal pukat, 11 unit handphone berbagai merek, uang tunai, serta lainnya," pungkasnya.


Baca Juga:

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Gandeng Aparat Penegak Hukum, Pemprov Sumut Perkuat Pengawasan dan Penertiban Tambang Ilegal
Didesak Tuntas Kasus Smartboard Langkat-Tebing Tinggi Terus Bergulir
PIMPASA Bergerak, Imigrasi Jaktim Tangkal Keberangkatan Ilegal WNI ke Luar Negeri
Diskusi Publik Stop Bawang Merah Impor Ilegal, BEM dan Petani Karo Minta Pemerintah Agar Berpihak pada Petani
Jaga Warga dari Perdagangan Orang, Imigrasi Bekasi Gerakkan PIMPASA ke Daerah Kantong PMI
MBI Labuhanbatu, PMI, Laboratorium Anugerah Gelar Donor Darah Dan Periksa Kesehatan Gratis
 
Komentar
 
Berita Terbaru