Tim sterilisasi terdiri dari 1 Tim Jibom KBRN (8 personel) dan dipimpin oleh IPDA Rahmat Hidayat, selaku Panit 3 Jibom Den Gegana. Dengan prosedur standar berteknologi tinggi, personel menyisir area dalam dan sekitar
vihara menggunakan peralatan khusus penjinakan bahan peledak serta deteksi zat kimia berbahaya.
Hasil sterilisasi menyatakan nihil temuan—tidak ditemukan benda mencurigakan yang mengarah pada handak/bom maupun zat kimia berbahaya lainnya. Hal ini menegaskan kesiapsiagaan dan profesionalisme Detasemen Gegana dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya pada momen keagamaan berskala besar.
Kehadiran Detasemen Gegana menjadi simbol negara hadir melindungi. Dengan pengamanan maksimal dan pendekatan presisi, ibadah Waisak di Kota Medan diharapkan berlangsung aman, damai, dan penuh khidmat, memperkuat rasa tenang umat serta harmoni antarumat beragama.