Sabtu, 25 April 2026 WIB

Dugaan Korupsi Rp 22 Miliar Polda Sumut Periksa Wakil Walikota Sibolga

Putra - Kamis, 23 April 2026 14:37 WIB
Dugaan Korupsi Rp 22 Miliar Polda Sumut Periksa Wakil Walikota Sibolga
"Yang bersangkutan (Wakil Walikota Sibolga) kita periksa dalam kasus dugaan korupsi pembangunan pasar ikan modern di Sibolga. Pemeriksaan itu masih dalam kapasitas sebagai saksi," kata Kombes Ferry, Kamis (23/4/2026).
Berdasarkan data, Pantas Maruba Lumbantobing merupakan Wakil Walikota Sibolga dua periode. Semula, ia menjabat pada tahun 2021-2024 mendampingi Jamaludin Pohan.
Setelah masa jabatannya selesai, PM Lumbantobing kembali maju pada Pilkada 2024 untuk mendampingi Akhmad Syukri Nazry Penarik sebagai Wakil Walikota Sibolga dan dinyatakan menang.
Sebelumnya, Penyidik Tipidkor Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumut melakukan pemeriksaan terhadap Jamaluddin Pohan mantan Walikota Sibolga periode 2019-2024 pada Selasa (10/3/2026).
Pemeriksaan terhadap Jamaluddin Pohon berkaitan dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Pasar Ikan Modern Kota Sibolga tahun 2022 dengan anggaran mencapai Rp22 miliar.
Berdasarkan informasi yang didapat, pemenang tender proyek pengerjaan pasar ikan modern diduga sudah dikondisikan oleh mantan Walikota Sibolga Jamaluddin Pohan yang merupakan orang terdekatnya.
Bahkan penyelesaian pembangunan pasar ikan itu tidak sesuai dengan tenggang waktu yang telah ditentukan, dan diduga juga tidak selesai 100 persen sewaktu diresmikan.
Jamaluddin kepada awak media mengaku, kedatangannya ke Mapolda Sumut sebagai saksi untuk dimintai keterangannya dalam perkara kasus dugaan korupsi Pasar Ikan Modern Kota Sibolga tahun 2022.
"Ini pemeriksaan lanjutan. Saya masih sebagai saksi. Kasusnya pembangunan Pasar Ikan Modern Sibolga," akunya bahwa anggaran pembangunan pasar itu senilai Rp22 miliar melalui Program Peningkatan Ekonomi Nasional (PEN).
Disinggung mengenai pemenang tender proyek merupakan orang terdekatnya, Jamaluddin mengungkapkan bahwa pengerjaan proyek sudah selesai. "Pemenang tender diketahui ternyata orang dibelakangnya itu adik saya," pungkasnya.


Baca Juga:

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Pemekaran Percut Sei Tuan dan Sunggal Masuk Prioritas Propemperda 2026
Komisi Pembrantasan Korupsi Menyita Rp2 Miliar dan Logam Mulia dari SDB, Kasus Suap Bea Cukai
MTQN Ke 57 Tingkat Kabupaten Asahan  Usai Sudah
Rico Waas Dorong Fiskal Kuat dan Kolaborasi Antar Kota
Zakiyuddin Harahap Paparkan Program PKH, UHC hingga Perlindungan Ojol dalam Dialog Bersama Kojira
Polda Sumut Tetapkan Keponakan Wali Kota Tebing Tinggi dan Rekanan Tersangka OTT
 
Komentar
 
Berita Terbaru