Senin, 24 Agustus 2026 WIB

Desa Percut Jadi Percontohan Penanganan Kawasan Kumuh

Hanter - Rabu, 01 April 2026 09:30 WIB
Desa Percut Jadi Percontohan Penanganan Kawasan Kumuh
Matatelinga
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menetapkan Desa Percut sebagai kawasan intervensi terpadu penanganan stunting yang dipadukan dengan penataan kawasan kumuh

MATATELINGA, Deliserdang:Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menetapkan Desa Percut sebagai kawasan intervensi terpadu penanganan stunting yang dipadukan dengan penataan kawasan kumuh. Langkah ini diharapkan menjadi model percontohan bagi wilayah lain di Deli Serdang.

Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan menegaskan, penanganan stunting tidak bisa berdiri sendiri, melainkan harus diiringi dengan perbaikan kualitas lingkungan tempat tinggal masyarakat. Karena itu, Desa Percut dipilih sebagai titik awal intervensi menyeluruh, mulai dari perbaikan rumah, akses air bersih, sanitasi, hingga infrastruktur dasar.

"Desa Percut kita pilih sebagai kawasan intervensi stunting sekaligus penataan kawasan kumuh. Ini akan kita jadikan percontohan di Deli Serdang," ujarnya saat Berjemur di Kecamatan Percut Sei Tuan, Selasa (31/3/2026). Saat ini, satu unit rumah tidak layak huni telah berhasil direnovasi menjadi layak huni. Pembangunannya dilakukan dalam kurun waktu kurang dari dua bulan sejak peletakan batu pertama pada Februari silam.

Baca Juga:

Di kawasan yang sama, fondasi tiga unit rumah tidak layak huni telah dimulai dengan model dan ukuran yang sama yakni 6x7 meter. Perbaikan juga akan menyasar infrastruktur pendukung, termasuk peningkatan kualitas jalan lingkungan, akses air bersih melalui pembangunan sumur bor yang direncanakan dikelola melalui BUMDes untuk mendukung keberlanjutan operasional dan perawatannya.
Program ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah, agar dapat merasakan langsung peningkatan kualitas hidup. Bupati turut mengimbau Baznas terlibat dalam memberikan insentif kepada masyarakat desil 1 sebagai wujud gotong royong mensejahterakan warga kurang mampu.
"Kalau ada yang tidak dapat bansos dari pusat, kita bantu lewat pemerintah daerah. Baznas juga bisa menggunakan dana yang dihimpun untuk membantu memberikan insentif. Harapannya mereka yang selama ini tidak berpenghasilan alias berada di desil 1, bisa naik tingkat karena bantuan-bantuan yang diberikan," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengungkapkan kepada masyarakat rencana pengadaan alat penghisap pasir untuk normalisasi kawasan muara (kuala) serta mendorong dukungan masyarakat dalam pelebaran sungai guna mengurangi risiko banjir dan meningkatkan produktivitas wilayah pesisir.
Tak hanya itu, Desa Percut juga diproyeksikan menjadi lokasi pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat pesisir. Melalui berbagai program terpadu ini, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menargetkan Desa Percut dapat bertransformasi dari kawasan yang tertinggal menjadi kawasan yang maju, sehat, dan sejahtera.
"Mari bersama-sama kita majukan Desa Percut ini. Apanya yangg saya buat tentu harus didukung oleh masyarakat setempat. Tidak bisa saya atau pemerintah daerah bekerja sendiri. Saya mohon dukungannya," pungkasnya.
Kegiatan Berjemur yang juga dihadiri Ketua TP PKK Ny Jelita Asri Ludin Tambunan turut dirangkai penyerahan Upah Pungut (UP) kepada camat, kepala desa, dan kepala dusun.

Baca Juga:
Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Biayai Ibu Sakit dan Anak Sekolah  Janda Tembung Jadi Bandar Ganja
Mencuri di Grosir, Anak Bromo Dipukuli di Lau Dendang
Ibu dan Anak Aniaya Sopir Angkot, dituduh curi HP
Sampah Berserakan di Jalan, Warga Cium Aroma Tak Sedap
Botol Urine, Bong dan Plastik Klip Ditemukan di Tong Sampah Polsek Percut
 Mapasta UIN Minta Polisi Usut Pelaku Penyerangan
 
Komentar
 
Berita Terbaru