Senin, 26 Oktober 2026 WIB

PC SEMMI dan LNMD Demo Kantor Walikota Medan

Redaksi - Sabtu, 07 Maret 2026 10:45 WIB
PC SEMMI dan LNMD Demo Kantor Walikota Medan
Pengamanan aksi unjuk rasa mahasiswa.

MATATELINGA, Medan :Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Cabang Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PC SEMMI) Kota Medan bersama Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Medan pada hari ini, Jumat (6/3), melaksanakan aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Medan, sebagai bentuk kegelisahan dan kekecewaan terhadap satu tahun kepemimpinan Wali Kota Medan, Rico Waas.

Aksi ini dilakukan untuk menyampaikan satu pertanyaan besar kepada Pemerintah Kota Medan, yaitu: "Apakah Medan benar-benar untuk semua, atau hanya untuk kepentingan segelintir orang dan oknum tertentu?"

Dalam aksi yang berlangsung hari ini, massa aksi menyampaikan berbagai kritik terhadap kondisi tata kelola pemerintahan di Kota Medan yang dinilai masih jauh dari harapan masyarakat.

Baca Juga:
Mahasiswa menilai masih banyak persoalan yang belum terselesaikan, mulai dari persoalan birokrasi, tata kelola pemerintahan, hingga dugaan kuat adanya kepentingan kelompok tertentu yang lebih diutamakan daripada kepentingan masyarakat luas. Namun sangat disayangkan, Wali Kota Medan Rico Waas tidak hadir untuk menjumpai massa aksi yang telah datang secara terbuka menyampaikan aspirasi dan kritik terhadap jalannya pemerintahan Kota Medan. Akibat dari ketidakhadiran Wali Kota Medan untuk berdialog secara langsung dengan mahasiswa, situasi aksi sempat memanas dan terjadi bentrokan antara massa aksi dengan aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di sekitar area Kantor Wali Kota Medan.

Massa aksi menilai ketegangan tersebut terjadi karena tidak adanya itikad baik dari pihak pemerintah kota untuk menemui dan berdialog dengan para demonstran yang hadir menyampaikan aspirasi rakyat. Sebagai bentuk kekecewaan dan simbol protes terhadap sikap pemerintah kota yang dinilai tidak responsif terhadap aspirasi mahasiswa dan masyarakat, massa aksi juga melakukan aksi simbolik dengan melempar telur busuk ke arah gerbang Kantor Wali Kota Medan. Aksi tersebut merupakan bentuk ekspresi kekecewaan terhadap kepemimpinan yang dianggap tidak berani, hadir secara langsung untuk menjawab kritik dan pertanyaan publik. Selengkapnya di kolom komentar

Baca Juga:

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Dua Pekan Jelang Lebaran, Harga Sayur di Pasar Inpres Tapaktuan Masih Stabil
Pastikan Bapokting Aman, Subdit I Indag Krimsus Polda Sumut Sidak Pasar di Medan
Istri Zakiyuddin Harahap Ajak Masyarakat Jadikan Ramadan Momentum Tingkatkan Kepedulian Sosial
Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM, Pemko Medan Buka Peluang Kerja Sama dengan BTN
Pasar otomotif Indonesia Memiliki Iklim Cukup Berbeda dari Tahun ke Tahun
Oknum HRD PT Elnusa Petrofin Medan Labuhan Diduga Potong Gaji dan Ritase Supir Secara Sepihak, Pihak Manajemen Bungkam
 
Komentar
 
Berita Terbaru