MATATELINGA, Humbahas :Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Humbang Hasundutan AKBP Adi Nugroho , memilih menahan diri tidak mengomentari maraknya peredaran judi togel, dan kasus tunggakan yang belum terungkap , di wilayah hukumnya.
Adi yang menggantikan AKBP Arthur Sameaputty, dikonfirmasi via WhatsApp, biarpun hasil konfirmasi pesan terkirim, Adi tak kunjung membalas.
Baca Juga:
Informasi yang diperoleh menyebutkan, praktik
judi togel yang sebelumnya sempat hilang di Kabupaten Humbang Hasundutan ini, kini mulai bermain. Justru, praktek
judi togel ini mudah didapat.
Seperti di Dolok Sanggul, Pollung, Pakkat, Parlilitan, Onanganjang dan sekitarnya. Para pengedar sepertinya tidak takut menerima pesanan judi togel.
Baca Juga:
" Mereka tidak takut lagi kok , buktinya tidak ada lagi penangkapan," ujar bapak dua anak ini yang enggan menyebutkan namanya.
Warga berharap, jika ingin bersih dari peredaran judi togel, oknum bandar dari peredaran judi tersebut ditangkap.
" Mau bersih, bandarnya ditangkap. Jika tidak, iya pasti akan muncul lagi. Kalau bandar ditangkap, pasti tidak ada lagi
judi," ujarnya.
Sementara, dari catatan ada beberapa kasus tunggakan yang belum terungkap.
Baca Juga:
Diantaranya,kasus penemuan mayat bayi laki-laki yang diperkirakan berumur 2 atau 3 hari yang terbungkus dalam plastik hitam yang dibalut kain putih disebuah rumah makan, tepatnya dikamar mandi Desa Hutajulu Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan, pada 30 Juni 2021 lalu, masih misterius.
Kasus anak temukan Ayah, Mangasa Marbun (68) tewas di ladang sendiri, kulit terkelupas dan ada cairan kehijauan, bertempat Desa Parbotihan Kecamatan Onanganjang, pada 04 April 2023 lalu.
Kasus ini, meski sudah melangkah begitu jauh , dengan melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Kasus ini, belum ditemukan apa penyebabnya, apakah dibunuh atau bunuh diri.
Selanjutnya, kasus temuan kayu illegal logging di Desa Parsingguran II Kecamatan Pollung yang diduga melibatkan oknum polisi berinisial JAG. Dan, kasus pembacokan terhadap warga Dusun Narpahorsik Desa Marpadan Kecamatan Tarabintang, diduga dilakukan mantan oknum polisi, pada 1 Januari 2026.ds
Baca Juga: