Jumat, 21 Agustus 2026 WIB

​Warga Marelan Kecewa, Pelayanan SPBU 14.202.1141 Dinilai Tebang Pilih dan Tak Profesional

Redaksi - Jumat, 30 Januari 2026 07:30 WIB
​Warga Marelan Kecewa, Pelayanan SPBU 14.202.1141 Dinilai Tebang Pilih dan Tak Profesional
Konsumen spbu komplain soal jatah solar.

MATATELINGA, Medan :Kekecewaan mendalam dirasakan oleh Charlie (44), warga Marelan, saat hendak mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar di SPBU 14.202.1141 Pasar 3 Marelan.

Ia menuding pihak SPBU tidak berpihak kepada masyarakat kecil setelah jatah Solar yang dinantinya selama berjam-jam berujung nihil.

​Kekesalan Charlie bermula saat ia telah mengantre selama 15 menit di jalur pengisian. Namun, saat tiba gilirannya, petugas SPBU berdalih bahwa jaringan sedang terganggu sehingga pengisian tidak dapat dilakukan.

Baca Juga:

​"Saya diarahkan petugas harus menunggu 15 menit kembali agar dapat mengisi minyak," ujar Charlie kepada wartawan dengan nada kecewa.

​Setelah menunggu sesuai instruksi, nasib sial kembali menimpa. Petugas kembali memintanya menunggu lebih lama lagi, yakni selama satu jam.

Demi mendapatkan Solar, Charlie memilih bersabar dan memutar kendaraannya di sekitar kawasan Marelan sembari menunggu waktu yang dijanjikan.

​Dugaan Manipulasi Alasan Jaringan

​Puncak kekesalan Charlie terjadi saat ia kembali menagih janji setelah satu jam berlalu. Bukannya dilayani, petugas justru menyatakan bahwa stok Solar bersubsidi telah habis.

​"Sudah nggak benar kebijakan yang diterapkan pemerintah. Ini namanya menyengsarakan rakyat. Solar bersubsidi yang saya harapkan kata petugas sudah habis," keluhnya.

​Ia pun menyoroti adanya kejanggalan pada alasan "jaringan terganggu" yang disampaikan petugas.

Menurut pemantauan awak media *matatelinga.com* di lokasi, kendaraan lain tetap bisa melakukan pengisian Solar tanpa kendala teknis.

​"Inikan tak benar lagi. Logika saja, kalau jaringan terganggu berarti semua kendaraan tentunya tak dapat mengisi. Tapi kenapa yang lain bisa?" tegas Charlie mempertanyakan profesionalisme kru SPBU tersebut.

​Lapor ke Pertamina Pusat

​Tak terima dengan perlakuan yang dianggap diskriminatif dan tidak transparan, Charlie langsung mengambil langkah tegas.

Ia telah melaporkan insiden ini kepada Humas Pertamina Pusat melalui layanan pengaduan resmi.

​Berikut adalah detail laporan yang dilayangkan:

​Tujuan Aduan: Humas Pertamina Pusat (Domi)

​Nomor Tiket Aduan: 20260129053244742

​Lokasi Kejadian: SPBU 14.202.1141 Pasar 3 Marelan

​Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap pihak Pertamina dapat melakukan evaluasi dan pengawasan ketat terhadap SPBU tersebut agar insiden serupa tidak menimpa warga lainnya.

✍️ Syafwan

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Resmikan RDMP Balikpapan
Cepat Tanggap, Camat Medan Marelan Kunjungi Rumah Bocah SD Korban Perampokan HP di Rengas Pulau
Sedang Istrahat Mushola SPBU Handpone Hilang, Polisi Bertindak
Bukti Nyata Respons Cepat Pos Pam RCW Medan, Tanggapi Dumas melalui Layanan Call Center 110
Polsek Aek Natas Gelar Patroli dan Pengecekan Stok BBM dii Sejumlah SPBU
Harga Pertamax dan Bahan Bakar Minyak Non Subsidi  Turun Mulai 1 Januari 2026
 
Komentar
 
Berita Terbaru