Sabtu, 27 Juni 2026 WIB

Pasca Banjir Memburuk, Zulham Efendi : Siapkan Air Bersih, Listrik dan BBM

Redaksi - Minggu, 30 November 2025 11:30 WIB
Pasca Banjir Memburuk, Zulham Efendi : Siapkan Air Bersih, Listrik dan BBM
Zulham Effendi.

MATATELINGA, Medan :Anggota DPRD Medan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), Zulham Efendi, S.Pd, MI, mendesak Pemerintah Kota Medan untuk segera memprioritaskan pemulihan pasca banjir yang saat ini masih menyisakan persoalan serius bagi warga. Menurutnya, penanganan banjir tidak berhenti saat air surut, justru fase setelah banjir sering menjadi masa paling kritis bagi masyarakat.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Medan ini menyoroti tiga kebutuhan vital yang menurutnya harus segera dipulihkan diantaranya ketersediaan air bersih, pasokan listrik, dan distribusi bahan bakar minyak (BBM). Ia mengingatkan bahwa kondisi pasca banjir bisa jauh lebih buruk apabila warga tidak mendapatkan kepastian terhadap kebutuhan dasar tersebut.

Baca Juga:

"Air sudah surut, tapi penderitaan warga belum. Banyak rumah tangga yang tidak bisa memasak, tidak bisa membersihkan rumah karena air bersih tak tersedia. Listrik padam di sejumlah titik, dan antrian BBM di SPBU. Ini fase yang paling rawan dan harus menjadi fokus pemerintah," tegas Zulham kepada wartawan, Sabtu (29/11/2025) sore.

Ia juga menekankan bahwa antrian BBM yang terjadi di beberapa SPBU pasca banjir jangan dianggap sebagai masalah kecil. Kekurangan BBM berpotensi menghambat mobilitas warga, distribusi bantuan, bahkan operasional alat berat yang diperlukan dalam proses pembersihan dan pemulihan infrastruktur yang rusak.

Baca Juga:
Politisi Medan Utara ini meminta Pemko Medan bersama instansi terkait untuk bergerak cepat, melakukan koordinasi lintas sektor, dan memastikan kebutuhan hidup masyarakat terpenuhi tanpa hambatan. Ia juga mengingatkan bahwa respons lambat pada fase pemulihan bisa memperburuk dampak bencana dan memperpanjang kesulitan warga.

"Pemulihan ini harus hadir dengan kepastian. Jangan sampai masyarakat dibuat cemas karena air tidak mengalir, listrik padam berjam-jam, dan BBM sulit didapat. Pemerintah harus hadir penuh, bukan sekadar menunggu laporan," katanya.

Menurut Zulham, banjir besar yang kembali melanda Medan seharusnya menjadi alarm bagi pemerintah untuk memperbaiki tata kelola penanganan bencana sekaligus memperkuat infrastruktur dasar kota.

"Pelayanan terhadap kebutuhan setelah banjir adalah bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap keselamatan dan kenyamanan warganya, " pungkasnya.

Baca Juga:

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Kodim 0207/Simalungun Terima Bantuan Kemanusiaan dari Yayasan Piston Baja Indonesia untuk Korban Banjir dan Longsor di Taput, Sibolga, dan Tapsel
Gubernur Bobby Pimpin Langsung Percepatan Evakuasi dan Pembukaan Jalur Darurat di Tapteng
Polda Sumut Pastikan Distribusi Aman dan Tepat Sasaran ke Wilayah Terdampak Bencana
Bupati & Wabup Tinjau Banjir di Hamparan Perak dan Salurkan Bantuan
Rommy Van Boy Apresiasi Aksi Tanggap Bencana Kader
Sebanyak 15 Kecamatan di Deli Serdang Landa  Banjir, Lebih Kurang 30.609 Rumah Terendam
 
Komentar
 
Berita Terbaru