"Tugas Kepling di lapangan sangat berat. Selain mempertimbangkan kenaikan gaji, Pemko Medan juga perlu memberikan bantuan dana lingkungan. Besarannya tentu bisa disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah," tegas politisi PKS Kota Medan ini.
Ia menilai, pemberian Dana Lingkungan bukan hanya bentuk motivasi, tetapi juga investasi untuk meningkatkan pelayanan publik di tingkat paling dasar. Dana tersebut dapat digunakan untuk operasional, kegiatan sosial kemasyarakatan, penanganan masalah lingkungan, hingga mendukung program pemerintah di tingkat kelurahan.
Baca Juga:
Syaiful juga menyampaikan bahwa program serupa telah diterapkan di beberapa pemerintah daerah lain, yang terbukti membantu efektivitas kerja aparatur lingkungan.
"Kita bisa melihat contohnya di Pemda Malang. Program Dana Lingkungan sudah berjalan dan memberikan dampak positif bagi pelayanan masyarakat. Medan juga bisa menerapkannya," ujarnya.
Komisi I DPRD Kota Medan berharap Pemko Medan dapat melakukan kajian serius agar kebijakan ini dapat segera diwujudkan. Menurut Syaiful Ramadhan, sudah saatnya Kepling diberikan dukungan yang proporsional agar mampu bekerja lebih optimal sebagai ujung tombak pemerintahan di masyarakat. "Jumlah kepala lingkungan (Kepling) di Kota Medan ada 2.001 kepala lingkungan dengan dana tersebut nantinya diharapkan Lingkungan di Medan bisa lebih inovatif dan maju dalam pelayanannya," pungkasnya.
Baca Juga: