Kamis, 08 Oktober 2026 WIB

DPRD Minta Kapolda Sanksi Oknum Polisi yang Salah Tangkap Ketua NasDem Sumut

Putra - Jumat, 17 Oktober 2025 07:00 WIB
DPRD Minta Kapolda Sanksi Oknum Polisi yang Salah Tangkap Ketua NasDem Sumut
Matatelinga
Ketua Fraksi Nasional Demokrat DPRD Sumut, Rahmansyah Sibarani

" Apalagi kantor DPW NasDem Sumut itu tidak jauh dan hanya lurus aja ke Polrestabes Medan. Aneh sekali rasanya ada anggota kepolisian dari Polrestabes Medan yang tidak mengenali beliau," sambungnya.

Baca Juga:

Ketua DPD NasDem Kabupaten Tapanuli Tengah ini pun mendukung langkah Ketua NasDem Sumut untuk menempuh jalur hukum terkait persoalan ini."Kami mendukung penuh langkah Ketua DPW untuk melaporkan oknum polisi tersebut, pihak avsec bandara, dan juga maskapai Garuda terkait kasus ini," jelasnya.

Sebelumnya, Ketua NasDem Sumut Iskandar mengaku menjadi korban salah tangkap. Iskandar dipaksa turun dari pesawat saat hendak terbang dari Bandara Kualanamu menuju Bandara Soekarno-Hatta. Peristiwa itu terjadi, Rabu (15/10) malam saat Iskandar sudah duduk di kursi dan pesawat sudah mau terbang.

"Saya kan duduk di dalam pesawat, ini mau terbanglah dari Medan menuju Jakarta, Garuda pesawat GA193 jam 19.25 WIB, pesawat udah mau terbang ini," kata Iskandar.

Iskandar mengatakan, saat itu datang 4-5 orang ke kursi Iskandar. Dia kemudian diminta untuk keluar dengan paksa. "Tiba-tiba masuk 4-5 orang Avsec termasuk kru Garuda, minta saya keluar, dipaksakan lah saya keluar, keluarlah saya dari pesawat," ujarnya.

Pihak tersebut mengaku jika kepolisian meminta agar Iskandar dilarang terbang. Sebab, dia disebut menjadi tersangka.

"Ini polisinya masih jauh ini, saya bicara sama pihak Garuda, dikasihlah surat penangkapannya, namanya sama (Iskandar) dari Polrestabes itu kalau nggak salah saya. Nggak ada cek foto, KTP, hanya karena sama nama makanya saya mau ditangkap," ucapnya.

 
Berita Terbaru