Kamis, 15 Oktober 2026 WIB

Penerima Manfaat MBG di Sumut Capai 930 Ribu orang, Pemprov Sumut Perkuat Sertifikasi dan Monitoring Dapur Gizi

James Pardede - Rabu, 01 Oktober 2025 22:22 WIB
Penerima Manfaat MBG di Sumut Capai 930 Ribu orang, Pemprov Sumut Perkuat Sertifikasi dan Monitoring Dapur Gizi
Matatelinga/Istimewa
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melalui Dinas Kesehatan Provinsi Sumut dan Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Sumut melakukan Konferensi Pers terkait Kolaborasi untuk generasi emas : Pastikan Makanan Gratis yang Aman, Bergizi, dan Bermutu. Kegi

MATATELINGA, Medan : Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Utara (Sumut) sudah berjalan dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 930 ribu orang, yang dilayani oleh 322 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pemerintah Provinsi (Pemprov) memperketat monitoring dan memperkuat penerapan Sertifikasi Laik Higien Sanitasi (SLHS).

Hal itu terungkap dalam kegiatan temu yang difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Rabu (1/10). Hadir Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Sumut T. Agung Kurniawan, dan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut Hamid Rijal, serta Kabid Informasi dan Komunikasi Publik DIskominfo Harvina Zuhra.

Kepala BGN Regional Sumut Agung Kurniawan mengatakan, saat ini ada 322 SPPG di Sumut, dengan target 1.742 unit. Sedangkan dari 322 unit SPPG, tenaga kerja yang diserap sekitar 10.000 orang dan akan terus bertambah.

"Akan terus bertambah karena target kita 1.742 unit, dan dari yang aktif saat ini penerima manfaat program ini sekitar 930.000 penerima manfaat, jadi untuk mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan kita perlu kolaborasi, bersama-sama menyukseskan program ini," kata Agung. Penerima manfaat terdiri atas golongan peserta didik yaitu pelajar mulai PAUD hingga SLTA dan golonan non peserta didik antara lain ibu hamil, menyusui dan balita.

Baca Juga:
Sementara itu, untuk mengantisipasi kejadian keracunan makanan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut akan memperkuat penerapan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Selain itu, untuk mencegah keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) Pemprov Sumut juga akan melakukan monitoring ketat.

Sekretaris Dinas Kesehatan, Hamid Rijal menyebutkan SLHS menjadi syarat wajib bagi SPPG sebagai dapurnya program MBG saat ini. Oleh karena itu, Pemprov Sumut akan memperketat penerbitan sertifikat ini. Kemudian, Pemprov Sumut juga akan melakukan monitoring terhadap kedaluarsa, cara pengelolaan, kesehatan karyawan SPPG, packing dan distribusi makanan dan minuman MBG.

"Untuk makanan dan minuman, kita akan melakukan uji sample saat masih di dapur dan juga setelah sampai ke penerima manfaat, kita juga akan memonitor kesehatan yang bekerja, mereka harus dipastikan tidak dalam keadaan sakit yang menular," ujar Hamid.

Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Targetkan 40 Dapur Gizi Untuk Penuhi Ketersediaan MBG Di Asahan
Raih Kemenangan Perdana di Championship Liga 2, Gubernur Apresiasi Daya Juang PSMS
Pasca Wawancara Presiden Soal MBG, IJTI Kecam Pencabutan Kartu Identitas Liputan Reporter Istana
Sinergi Babinsa dan Warga Desa Kampung Melayu dalam Gotong Royong
Resmikan MBG SPPG, Wakil Bupati Ajak Pekerja Serius dan Sungguh-sungguh
Pemprov Sumut Terus Tingkatkan Kepesertaan Nelayan dalam Program Jamsostek Ketenagakerjaan
 
Komentar
 
Berita Terbaru