"Potensi kearifan lokal seperti ini perlu terus dipelihara. Rumahadat ini bukan hanya simbol sejarah, tetapi juga ruang untuk membangun identitas budaya yang kuat," ujar Teguh.
Kepala Dinas Pariwisata Madina, Syukur Nasution, menjelaskan bahwa Bagas Godang merupakan rumah adat keturunan raja-raja Nasution yang memiliki peranan penting dalam sejarah dan kehidupan adat Mandailing.
"Rumah ini adalah warisan para raja Nasution. Keberadaannya menjadi pusat adat dan kebanggaan masyarakat," kata Syukur.
Baca Juga:
Senada dengan itu, Ali Sutan Nasution menambahkan bahwa Bagas Godang merupakan rumah adat khusus bagi marga Nasution dan menjadi tempat bermusyawarah para keturunan raja.
"Ini bukan rumah biasa. Ini adalah rumah adat bagi marga Nasution. Di sinilah nilai-nilai adat dijaga dan diwariskan," ujarnya.
Kunjungan ini diharapkan menjadi titik awal kolaborasi antara JMSI dan pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian budaya melalui kekuatan media digital.rel